13

AUG 19

Tim writer GoodLife

Money Personalities, Kamu Tipe yang Mana?

Boleh percaya, boleh tidak. Tapi jumlah uangmu di rekening bank, dipengaruhi oleh money personalities atau preferensi psikologi dalam membuat keputusan berkaitan dengan uang.

Ada 4 jenis kepribadian dalam mengatur keuangan, yaitu spender, saver, debtor, dan investor.

Berikut ini financial planner Widya Yuliarti, CFP memberikan ciri-ciri dari masing-masing money personalities dan tips mengelola uang.

Cek yuk, kamu temasuk money personalities yang mana supaya bisa lebih bijak membuat keputusan yang berkaitan dengan uang.

 

1.   Spender

Ciri-ciri spender adalah punya konsep hidup You Only Live Once (YOLO). “Jadi setiap ada barang baru, tren baru, pokoknya semua dibeli. Setiap weekend liburan tanpa melihat anggarannya, cukup atau enggak,” jelas Widya.

Ciri lainnya, lanjut Widya adalah mudah tergoda dengan barang diskon meski ia tidak membutuhkannya. “Spender juga biasanya enggak punya tabungan, apalagi investasi meski sudah bertahun-tahun kerja. Karena mengutamakan keinginan daripada kebutuhan.”

Tips: Untuk spender, Widya memberi saran untuk tertib membuat anggaran bulanan setiap bulannya. “Tipe spender biasanya akan kaget sendiri begitu dibuatkan catatan keuangan harian, ternyata dia sudah keluar uang sekian. Dengan begitu, ia jadi tahu kesalahannya. Anggaran dan catatan bulan juga bisa mengontrol si spender, uangnya ke mana aja. Jadi diharapkan dia akan lebih tertib dalam menggunakan uangnya.”

 

2.   Saver

Saver biasanya sudah punya tujuan uangnya akan digunakan untuk apa saja ke depannya nanti. “Saver juga bisa menyisihkan 30-50% dari gajinya setiap bulan. Saver jarang belanja, enggak mikirin liburan, menyenangkan diri. Yang penting cukup untuk living cost, sisanya semua ditabung,” jelas Widya.

Tips: Ini saatnya bagi saver untuk berinvestasi. “Mungkin kalau hanya nabung di bank aja, tujuan yang ingin dicapai belum tentu sesuai target. Misalnya kalau cuma menabung, dia hanya dapat sekian dalam kurun waktu tertentu. Tapi dengan investasi, dia bisa dapat hasil yang maksimal,” saran Widya.

 

3.   Debtor

Money personalities tipe debtor ini sangat suka berhutang. “Mereka mudah sekali untuk berhutang, suka pakai paylater, credit card tanpa mikir nanti bagaimana bayar cicilannya.”

Tips: Mindset debtor harus diubah. “Dari belanja sekarang, bayarnya nanti aja dipikirin jadi yang dipikirkan bagaimana bulan depan bisa membayar atau mencicil. Karena untuk bayar cicilan, kamu juga harus perhatikan kesehatan keuangan juga. Sebaiknya, bikin anggaran khusus dari gaji bulan depan untuk bayar cicilan dan utang-utang.”

 

4.   Investor

Ciri investor adalah mereka yang sudah melek investasi, sudah punya reksadana, saham, atau obligasi. “Mereka sudah punya perencanaan keuangan yang sangat baik dengan melakukan investasi sejak awal punya penghasilan,” jelas Widya.

Tips: Setiap berinvestasi, sebaiknya tetapkan tujuan dan target yang mau dicapai agar hasil investasi maksimal. “Biasanya kalau enggak punya target dan tujuan, kita berinvestasi seadanya. Kalau lagi ada uang, kita setor misalnya Rp1 juta. Tapi bulan depannya diambil lagi Rp700 ribu. Jadi hasilnya enggak maksimal.”

Tapi dengan target dan tujuan, kamu bisa lebih disiplin melakukan investai. “Misalnya target dalam 5 tahun harus terkumpul uang sekian. Setelah dihitung, kamu investasi reksadana wajib setor Rp500 ribu per bulan. Jadi semuanya jelas,” kata Widya.

 

Well, meskipun kita tidak bisa mengubah money personalty, tapi dengan mengetahui tipe apa kita ini dalam mengatur keuangan diharapkan bisa mengatasi tantangan keuangan. Pengelolaan uang melibatkan kesadaran diri yang memungkinkan untuk memodifikasi perilaku kita untuk mencapai tujuan keuangan dan kehidupan yang lebih baik.

 

Recommended Articles