19

AUG 19

Tim writer GoodLife

Ternyata Beda Tipe Berinvestasi Antara Pria dan Wanita, Benar kah?

Saat berinvestasi, konon ada perbedaan pandangan antara laki-laki dan wanita. 

Namun menurut financial planner dari Money Smart, Aulia Akbar dalam hal ini,  justru melihat dari sisi berbeda. Aulia menuturkan gaya investasi bukan berdasarkan gendernya tapi lebih kepada karakter individu masing-masing.

“Riset dari The German Institute for Economic Research menyebut bahwa perempuan cenderung lebih senang investasi yang stabil meski keuntungannya enggak telalu besar, yang penting naik dan stabil. Sementara laki-laki suka investasi yang agresif dan lebih berani untuk ambil risiko,” kata Aulia.

Tapi sebuah studi dari Warwick Business School mengatakan bahwa jika perempuan punya uang lebih banyak, dia akan lebih berinvestasi dibanding laki-laki. “Jadi tolak ukurnya bukan mana instrumen investasi yang lebih baik untuk perempuan dan mana yang untuk laki-laki, tapi lebih pada toleransi risiko yang bisa kita terima,” jelas Aulia.

Aulia mencontohnya, “Misalnya kita berani untuk melihat uang kita berkurang tapi kita sabar untuk menunggu 1-2 tahun ke depan, uang kita jadi naik 30-40 %. Berarti kita siap untuk investasi yang high risk.”

Sebaliknya, jika melihat uang kita minus. “Kok rasanya gimana gitu, ya sudah mendingan investasi yang kecil-kecil aja deh. Untung 10% pun enggak apa-apa yang penting naik pasti. Berarti kita cocok dengan investasi yang minim risiko.”

Toleransi risiko yang bisa diterima, biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor, misalnya latar belakang pendidikan, wawasan, budaya, atau kepribadian.

Orang dengan pendidikan lebih tinggi, biasanya punya daya analisa yang lebih kuat. Begitu juga dengan orang yang memiliki wawasan luas, rajin mengikuti berita dan perkembangan, biasanya juga punya pertimbangan yang cukup kuat dalam berinvestasi.

“Jadi kurang tepat kalau membedakan tipe investasi dari segi gender saja,” pungkas Aulia.

 

Recommended Articles