30

AUG 19

Tim writer GoodLife

Bingung Pilih Diet yang Cocok Untuk Kamu? Perhatikan Ini Dulu Ya!

Beda usia beda juga jenis dietnya

Beragam jenis diet kini ditawarkan. Sebetulnya, diet seperti apa yang cocok? 

Diet adalah pengaturan pola makan baik dari jenis, porsi, maupun kandungan gizinya. Memilih diet yang cocok tak selalu mudah, apalagi sekarang banyak ditawarkan jenis diet, mulai diet karbo, diet rendah lemak, diet Atkins, dan sebagainya. 

“Memilih diet yang cocok itu yang pertama berdasarkan usia,” kata spesialis Gizi Klinik dari RS Pusat Pertamina, dr. Titi Sekarindah, Sp.GK. Orang muda tentu berbeda dietnya dari orang lanjut usia karena orang muda butuh kalori lebih banyak. 

Selain usia, jenis kelamin juga menentukan pemilihan jenis diet yang tepat. “Faktor penyakit dasar juga harus dilihat. Apakah seseorang itu punya riwayat penyakit dasar seperti diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, hipertensi, dan lain-lainnya.” 

Namun, lanjut Titi, pada dasarnya diet yang paling bagus adalah diet seimbang (balanced diet). “Diet seimbang itu harus ada karbohidrat, protein, lemak, ditambah sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral. Jangan lupa cukup air,” jelas Titi. 

Waktu makan juga sebaiknya teratur 3 kali sehari, dengan selingan buah. Jumlah kalori juga harus disesuaikan. Misalnya pada mereka yang mengalami kegemukan, jika menurut aturan jumlah kalori yang harus dikonsumsi sebesar 2000 kal, sekarang dikurangi sebanyak 500kal. “Mengurangi kalori tidak boleh terlalu ketat, harus secara bertahap.” 

Diet yang terlalu ketat, misalnya untuk menurunkan berat badan, akan membuat metabolisme tubuh melambat. Berat badan memang turun dengan cepat, tetapi karena metabolismenya lambat, berat badan akan kembali naik ketika makan seperti semula. 

Titi juga menyarankan memilih sumber karbohidrat kompleks yang masih mengandung vitamin dan mineral. Contohnya nasi merah, oatmeal, kentang rebus dengan kulitnya, roti gandum. “Hindari protein yang kaya lemak. Telur bagus, sementara kalau daging, pilih yang tanpa lemak dan daging ayam tanpa kulit.”

Konsumsi suplemen boleh saja, tetapi bukan suplemen megadosis seperti Vitamin C 1000 gram. “Kecuali sedang sakit flu misalnya, hindari minum suplemen megadosis rutin karena bisa mengganggu fungsi ginjal.” 

Recommended Articles