19

OCT 19

Tim writer GoodLife

Mitos Tentang Skin Care Yang Tak (Selalu) Benar

Benarkah produk skin care yang baik itu harus selalu mahal? Sebetulnya boleh nggak sih, memencet jerawat? Mitos semacam ini mungkin sudah sering kita dengar. Terkadang membuat kita bikin bingung sendiri harus percaya apa engga. Nah, apa lagi sih mitos skin care yang juga kerap jadi pembicaraan? Terus kebenarannya gimana ya?

 

Makin Besar SPF makin baik

Ada 3 jenis sinar ultraviolet (UV) yang dihasilkan oleh matahari, yakni UVA, UVB, dan UVC. UVA masuk ke dalam kulit dan mengubah warna kulit menjadi lebih gelap. Sinar UVB merupakan sinar matahari utama yang merusak DNA kulit sehingga bisa menyebabkan perubahan pigmen, kulit terbakar atau sunburn, bahkan karsinoma. Sementara sinar UVC diserap oleh atmosfer sehingga tidak sampai ke bumi. Kandungan Sun Protection Factor (SPF) pada sunscreen atau sunblock mengacu pada lama perlindungan produk terhadap sinar UVB. Makin besar broad spectrum sunscreen, makin lama pula perlindungan yang ditawarkan. 

 

Tak perlu sunscreen ketika mendung

Ini mitos yang keliru. Bahkan pada cuaca mendung sekalipun, radiasi dari sinar ultraviolet bisa menembus permukaan bumi, lho. Jadi, sebaiknya tetap pakai sunscreen dan ulang kembali pemakaian setiap 2 jam, khususnya saat berenang atau berkeringat. 

 

Mencuci muka dengan sabun bikin wajah halus

Tidak benar juga. Malah, ketika kita membasuh atau mencuci muka dengan sabun, pelindung dan minyak yang melindungi kulit wajah akan terkelupas sehingga muncul ruam kemerahan atau bahkan kulit wajah terbakar. Lebih baik gunakan pembersih (cleanser) yang lembut dan pelembap biasa. 

 

Memencet jerawat itu nggak apa-apa, kok

Meskipun nyaman rasanya memencet jerawat yang muncul wajah, tetapi sebetulnya sangat tak disarankan karena malah bisa menyebabkan infeksi dan bakteri menyebar ke bagian kuit lain. Jika memang tak tahan untuk tidak memencet jerawat, sebaiknya memakai teknik yang benar yakni dengan menggunakan comedo extractor, sejenis pinset untuk mengangkat komedo. 

 

Facial itu bagus untuk perawatan wajah

Ini mitos yang sering muncul dan tidak tepat. Sebuah studi baru justru menemukan fakta baru bahwa facial malah akan memicu munculnya jerawat pada 80% responden. Tak ada keuntungan lain selain rasa nyaman saat facial, itu saja. 

 

Makin mahal produk skin care, makin bagus

Tidak selalu benar. “Tak sedikit produk murah yang diproduksi massal yang malah lebih baik dibandingkan produk skin care yang mahal-mahal itu,” kata Leslie Bauman, MD, direktur di University of Miami Cosmetic Group dan penulis buku The Skin Type Solution kepada webmd.com. Kandungan yang terdapat pada produk skin care, contohnya krim anti-aging, umumnya sama. “Jadi, sebetulnya hanya masalah kebiasaan. Memang ada juga produk mahal yang bagus. Tetapi, bisa juga produk mahal itu dirasakan cocok karena tak pernah mencoba produk sejenis yang lebih murah.”

Recommended Articles