17

DEC 19

Tim writer GoodLife

Sikap Pesimis Memperpendek Usia, Ini Caranya Supaya Selalu Optimis

Saat makan siang, Ivan mendatangi teman-temannya di kantin. Dengan muka lesu, desainer grafis ini mengeluh jika baru saja diberikan tugas tambahan. Ia bercerita kalau nggak yakin bisa menyelesaikan semua pekerjaannya dengan maksimal.

Teman-temannya pun memberi semangat kalau Ivan bisa dan pasti hasil pekerjaannya bagus. “Ah tapi gue nggak akan bisa menyelesaikan tepat waktu. Lagian pekerjaan kaya gitu kan harusnya diserahin ke desainer senior, bukan kaya gue,” keluh Ivan.

Hmm… sesekali mengeluh sih wajar ya. Tapi yang terjadi sama Ivan, sepertinya mengeluh udah menjadi kebiasaan. Ia juga selalu pesimis dan nggak yakin sama kemampuan dirinya.

Sifat Ivan ini ternyata berbahaya lo. Menurut penelitin yang diterbitkan dalam Archives of General Psychiatry, menemukan orang yang optimis bisa hidup lebih lama dari orang yang selalu pesimis. Orang optimis punya risiko 55% lebih rendah dari semua penyebab kematian dibanding orang pesimis dan risiko 23% lebih rendah meninggal akibat gagal jantung dibanding orang pesimis.

Nggak heran sih, karena bersikap pesimis bikin kamu selalu fokus sama kelemahan dan bikin hidup tidak berkembang atau bahkan semakin terpuruk. Bersikap pesimis juga membuat kamu tertekan, stress, hingga depresi dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Makanya supaya selalu bersikap optimis, Goodpees harus ikutin nih tips dari Naomi Ernawati Lestari, M.Psi, psikolog dari Light House.

 

1.  Fokus Pada Solusi, Bukan Masalahnya

Rasanya nggak ada orang yang nggak pernah merasakan masalah ya. Yang harus kamu lakukan adalah fokus pada solusi yang bisa kamu ambil untuk masalah tadi, bukan fokus sama masalahnya dan cuma bisa pasrah.

2.  Fokus pada Keberhasilan

Alih-alih selalu berpikir pesimis dan merasa diri tidak bisa melakukan apapun, sebaiknya kamu fokus pada keberhasilan yang pernah kamu raih, sekecil apapun. Yakinkan bahwa diri kamu bisa melakukannya, seperti keberhasilan sebelumnya.

3.  Tulis Jurnal Rasa Syukur

Tuliskan semua rasa syukur yang kamu rasakan setiap hari pada sebuah jurnal. Kamu pasti akan kaget betapa banyak hal yang bisa kamu capai dan rasakan. Hal itu bisa membuat kamu optimis menjalani hari-hari selanjutnya.

4.  Challenge Diri

Tantang diri kamu setiap pikiran negatif atau pesimis muncul, untuk mengubahnya dengan cara pandang yang positif.

5.  Jangan Berkutat pada Masa Lalu

Biasanya orang yang berkutat pada masa lalu, sulit untuk move on. Termasuk jika mengalami kegagalan atau masalah, ia cenderung selalu merasa nggak akan mungkin berhasil di kemudian hari. Mengalami kegagalan itu hal yang wajar. Yang harus kamu lakukan adalah cepat bangkit dan berusaha lagi.

Yuk coba mulai kurangi mengeluh dan bersikap pesimis agar hidup kamu lebih berkembang dan sehat secara fisik dan mental.

Recommended Articles