08

JUL 19

Tim writer GoodLife

5 Olahraga Kekinian Generasi Milenial

Yang mana favorite mu ?

Generasi milenial terkenal sangat menganut gaya hidup sehat. Selain memperhatikan asupan makanan, olahraga secara aktif juga dijadikan sebagai salah satu rutinitas yang wajib dilakukan. Berikut ini 5 olahraga kekinian yang tren dilakukan generasi milenial.

 

1.   Lari Atau Maraton

Bukan hanya lari, kini banyak generasi milenial juga terobsesi mengikuti lomba maraton di berbagai daerah atau luar negeri.

Namun, menurut Sophia Benedicta Hage, SpOK, olahraga lari atau maraton harus dipersiapkan secara optimal. “Jangan memaksakan diri ikut maraton sebanyak-banyaknya dalam setahun. Padahal 1-2 kali ikut maraton dalam setahun sudah cukup. Jadi tetap harus memperhatikan dan jeda dari satu maraton ke maraton lainnya,” kata Sophia.

 

2.   Barre

Jenis olahraga yang menggabungkan kekuatan otot dan fleksibilitas karena terinspirasi dari gerakan balet. “Dalam barre gerakan-gerakan balet ini dikombinasikan sehingga dapat melatih postur dan mengaktivasi kekuatan otot besar dan kecil,” jelas Sophia.

 

Yang perlu diperhatikan saat melakukan barre adalah mengenali kemampuan tubuh. Sehingga jika kita tidak bisa mencapai gerakan tertentu, jangan dipaksakan. “Disesuaikan dengan kemampuan sendiri dan harapannya dengan keteraturan latihan maka tubuh bisa melakukannya dengan baik.”

 

4.   Crossfit

Menurut Sophia, crossfit banyak disukai generasi milenial karena intensitas dan efek kompetisi yang dilakukan. “Ketertarikan orang-orang terhadap crossfit karena jumlah kalori yang dikeluarkan besar dan efek terhadap kekuatan otot atau kebugaran sangat cepat karena gerakan-gerakan crossfit termasuk dalam intensitas tinggi,” jelas Sophia.

 

Sebelum melakukan crossfit, Sophia menyarankan agar disesuaikan dengan kondisi dan faktor risiko orang tersebut. “Apakah sesuai untuk melakukan olahraga intensitas tinggi. Misalnya orang ini memiliki kelebihan berat badan, punya tekanan tinggi artau kolesterol tinggi, maka harus pelan-pelan diturunkan berat badannya, tekanan darahnya dan kolesterolnya. Mulailah latihan dengan intensitas rendah hingga sedang sebelum menggeluti crossfit,” jelas Sophia.

 

 4.    Muay Thai

Muay thai termasuk olahraga yang banyak melatih kekuatan otot sekaligus cardio. “Muay thai banyak memodifikasi gerakan jadi lebih dinamis. Untuk orang yang mudah bosan, muay thai jadi lebih atraktif.”

 

Sophia menyebut muay thai sebaiknya dilakukan oleh orang yang memang terbiasa olahraga high impact. “Karena banyak gerakan yang eksklusif, seperti tendangan dan menumpu pada satu kaki. Ini yang harus dipertimbangkan untuk orang-orang yang belum pernah olahraga inetnsitas tinggi,” kata Sophia.

 

5.   Boot Camp

Saat ini banyak generasi milenial yang tertarik untuk ikut boot camp karena lebih seru dan dilakukan secara berkelompok sehingga lebih memacu motivasi kita.

“Boot camp juga sifatnya olahraga intensitas tinggi, yang biasanya beban paling besarnya ada di lutut. Sehingga saat mengikuti boot camp, sebaiknya disesuaikan kondisi tubuh kita karena tubuh kita berbeda dengan tubuh teman kita. Dan sebaiknya sebelum ikut boot camp, dianjurkan untuk periksa ke dokter terlebih dahulu,” pungkas Sophia.

Recommended Articles