05

NOV 19

Tim writer GoodLife

Ini Tanda Lingkungan Kerja Kamu Nggak Sehat

Setiap mau berangkat ke kantor, kok, rasanya males banget. Belum mulai kerja rasanya udah stres duluan. Ada apa, ya? 

Jika kondisi ini berlangsung sesekali sih wajar, mungkin karena kamu lagi lelah aja. “Tetapi kalau berlangsung terus menerus, bisa jadi itu sign bahwa kantor kita tidak sehat bagi kita,” papar psikolog Jovita Maria Ferliana.

Penyebab lingkungan kantor tidak sehat bagi kita bisa dilihat dari banyak hal, seperti beban kerja yang terlalu tinggi, tingkat pekerjaan yang di luar kemampuan, lingkungan kerja tidak sehat, rekan kerja yang negatif, terjadi kekerasan, dan sebagainya.

Lebih jelasnya, menurut Jovita ada 3 hal yang bisa menjadi pertanda bahwa lingkungan kerja kamu sudah tidak sehat.

 

1.Faktor Fisik

Misalnya, bekerja di pabrik yang banyak polusinya, pekerjaan yang membahayakan fisik tanpa asuransi yang jelas, kantor yang terlalu jauh jaraknya dari rumah, kantor yang sering mewajibkan kerja lembur, dan sebagainya. 

Salah satu caranya, coba tandai berapa kali kamu minum obat atau ke dokter dalam sebulan, apakah setiap malam waktu tidur kamu cukup, apakah kamu harus membawa pekerjaan kantor atau harus bekerja di waktu libur. 

“Nah, semua hal ini harus dievaluasi, apakah kamu memang mau bertahan atau cari kerja lain. Tapi sebelumnya, bicarakan baik-baik dengan atasan untuk mendapatkan solusi,” papar Jovita.

 

2.  Faktor Sosial

Ada jenis-jenis pekerjaan yang tipe karyawannya terlalu banyak persaingan, bahkan dengan cara tidak sehat. Misalnya, sampai menjatuhkan teman, cari muka atau melakukan fitnah ke atasan, julid-julid terus, sehingga pada akhirnya kita tidak nyaman. 

Kamu bisa coba bicarakan baik-baik dengan orang tersebut ataupun curhat dengan atasan atau HRD namun dengan cara yang elegan dan kepala dingin ya.

 

3.  Faktor Emosi/Psikologis 

Misalnya, di tempat kerja terlalu banyak orang yang sukanya marah-marah atau high temperament. “Bos suka marah dengan kata-kata kasar, bahkan sampai ada kekerasan fisik. Itu berbahaya, harus pikir-pikir lagi untuk bertahan,” cetus Jovita.

Parahnya, sambung Jovita, hal seperti ini bisa terbawa ke rumah. “Jadi suka marah-marah ke pasangan atau anak, misalnya. Kan nggak sehat.” 

Memiliki pekerjaan itu memang penting. Tetapi kenyamanan di lingkungan kerja juga harus diperhatikan karena berpengaruh banget pada kesehatan jiwa kita. Apalagi kita sebagai pekerja yang banyak menghabiskan waktu di kantor. Kamu harus berpikir ulang plus minusnya kalau kamu tetap bertahan di sana. Jika masih bisa diatasi cobalah lebih beradaptasi dan menerima keadaan. Namun kalau ternyata ini terlalu berat, mungkin saatnya kamu mulai mencari kesempatan di tempat lain.

CAREER RELATIONSHIP

Recommended Articles