01

NOV 19

Tim writer GoodLife

Dibalik Tempe, Makanan Indonesia yang Disukai Orang Jepang

Superfood khas Indonesia ini selain kaya gizi ternyata punya banyak cerita menarik. Penasaran?

Makanan hasil fermentasi biji kedelai ini nggak asing lagi buat orang Indonesia. Kandungan gizinya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, misalnya sebagai sumber protein nabati yang mudah dicerna. 

Tempe memiliki tekstur yang lembut dan kenyal sehingga banyak digunakan sebagai pengganti daging oleh para vegetarian maupun vegan. Tempe juga tidak memiliki bau sehingga lebih mudah digunakan dalam berbagai macam hidangan.

Sayangnya, tempe kadang dipandang sebelah mata karena dianggap makanan murah. Padahal kenyataannya, tempe semakin diminati di luar negeri salah satunya Jepang, selain harganya menjadi tinggi dan dianggap sebagai superfood.

Yuk, telusuri fakta-fakta menarik tentang tempe!

1.  Proteinnya Nggak Kalah Dari Daging

Dalam 100 gram tempe terdapat 192 kalori, 11 gram lemak, 9 gram karbohidrat, 20 gram protein, 0 mg kolesterol, 2,7 mg zat besi, serta 81 mg magnesium.

Dengan kandungan protein yang tinggi, tempe pun nggak kalah dari daging sapi atau daging ayam, lho.

2.  Kalsiumnya Nggak Kalah Dari Susu

Asupan kalsium yang disarankan Kementerian Kesehatan RI adalah 1000-1200 mg per hari. Segelas susu rata-rata mengandung 300 mg kalsium. Sedangkan 100 gram tempe ( sekitar 2 potong tempe ukuran sedang @50gram) mengandung 111 mg kalsium. Artinya, segelas susu nilai kalsiumnya bisa sama dengan 5-6 potong tempe.

3.  Makanan Kerajaan

Siapa bilang tempe makanan kelas rendahan? Ternyata dalam kitab Jawa Kuno Serat Centhini dijelaskan pada awal mulanya, sekitar abad 18, tempe justru makanan untuk para raja.

4.  Asal Nama Tempe

Masih dalam Serat Centhini, nama tempe berasal dari kata “tumpi” yang dalam bahasa Jawa Kuno berarti makanan berwarna putih dan terbuat dari tepung sagu.

5.  Baik Untuk Pencernaan

Dalam proses fermentasi tempe, kacang kedelai ditambahkan jamur Rhizopus oligosporus atau Rhizopus oryzae. Kacang kedelai dipecah menjadi asam amino yang lebih mudah dicerna oleh tubuh dan sumber probiotik yang baik bagi kerja usus.

6.  Sumber Antioksidan

Kaya vitamin antioksidan dan isoflavon yang bermanfaat memperbaiki sel dan menangkal radikal bebas penyebab beberapa penyakit, termasuk kanker payudara, kanker prostat, kanker rahim.

7.  Menurunkan Tekanan Darah

Mengandung magnesium yang bagus untuk kesehatan kardiovaskular, mencegah pembekuan darah, diabetes serta baik untuk kesehatan tulang.

8.  Mahal di Luar Negeri

Di sini kita bisa mendapatkan sepotong tempe ukuran besar hanya dengan harga Rp5000. Sementara di luar negeri, tempe dibanderol Rp 100-200 ribu per kilo. Pabrik tempe mulai banyak berdiri di luar negeri. Di Jepang, ada seorang WNI bernama Rustono yang sukses memproduksi tempe Rusto’s yang diekspor hingga ke berbagai negara.

 

Biarpun tempe punya banyak manfaat, tapi kamu juga harus memperhatikan cara mengolahnya nih goodpeeps! Tempe bisa menjadi musuh untuk tubuh kalau kita salah mengolahnya, seperti penggunaan minyak jelanta dan menggoreng dengan teknik deep fry. So GoodLife saranin digoreng dengan minyak secukupnya, menggunakan olive oil lebih baik, dibakar ataupun direbus. 

FOOD CULINARY FAKTA TEMPE

Recommended Articles