15

JUL 19

Tim writer GoodLife

4 Kebiasaan Buruk Pemicu Stres Generasi Milenial

Jangan-jangan kamu salah satunya

Tanpa disadari ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa memicu stres. Coba cek, jangan-jangan kamu melakukan salah satunya.

Setiap hari banyak pekerjaan dan tantangan yang harus dihadapi generasi milenial. Sebut saja, pekerjaan kantor yang menumpuk, masalah dengan bos atau rekan kerja di kantor, hubungan dengan pasangan, kondisi keuangan yang mesti diatur, menjaga tubuh tetap fit, terjebak macet panjang di jalan, dan masih banyak lagi.

Semua hal tersebut sangat bisa memicu munculnya rasa tertekan, stres bahkan depresi. Kita akhirnya sering mengalami mood swing dan menjadi tidak produktif. 

Selain hal-hal tadi, stres pada generasi milenial juga bisa dipicu oleh kebiasaan-kebiasaan buruk yang tanpa disadari seringkali dilakukan. Apa saja?

 

1.Stalking di Medsos

Awalnya hanya untuk selingan bekerja, tetapi lama-kelamaan jempol tidak bisa berhenti men-scroll laman medsos alias kecanduan. Buruknya lagi, stalking di medsos terkadang bikin kamu membanding-bandingkan kehidupanmu dengan orang lain. Kamu merasa iri, minder, gagal dan akhirnya stres sendiri.

 

2.Salah Pola Makan

Mau apa-apa sekarang mudah dan serba instan, termasuk makanan. Apalagi saat diburu waktu, pilihan pun jatuh pada makanan yang bisa diproses cepat. Padahal junk food, makanan instan, camilan asin, minuman bersoda, alkohol, semua berefek kurang baik bagi kesehatan. 

“Pola makan yang salah pada generasi milenial bisa memicu obesitas dan akhirnya stres,” terang dr. Cindiawaty J. Pudjiadi, MARS, MS, Sp.GK dari RS Medistra dan CBC Beauty Care.

Atau, melakukan diet ketat yang sebenarnya tidak baik bagi tubuh. Misalnya, tidak makan karbo sehingga tubuh lemas atau menghindari daging merah sehingga tubuh kekurangan zat besi dan berisiko anemia. 

Diet yang dilakukan tidak seimbang dan konsisten ini akhirnya memberi efek yo-yo pada tubuh. Berat badan bisa turun, tetapi bakal naik lagi dengan cepat melebihi berat awal.

 

3.Terlalu Perfeksionis

Terimalah bahwa terkadang enggak semua berjalan sesuai dengan rencana. Jangan sampai standar sempurna yang kamu inginkan justru bikin cemas, membebani diri sendiri dan membuat stres jika tidak tercapai. 

Tipsnya, pasang target yang realistis dan berusaha semampunya. Hargai kemampuan diri sendiri, dan banggalah pada proses yang kamu lalui dan hasil yang dicapai.

 

4.Negative Thinking

Jangan-jangan si Bos berlaku curang, jangan-jangan pasangan selingkuh, jangan-jangan sahabat cuma manis di depan. Selalu berpikiran begitu? Segera berhentilah untuk selalu berpikiran negatif jika fisik dan psikis kamu mau sehat. 

Saat kita selalu berpikiran negatif, merasa cemas dan terancam, detak jantung meningkat dan tubuh akan melepaskan hormon stres. Atasi dengan tarik napas panjang agar tubuh lebih relaks dan cukupilah kebutuhan istirahat 8 jam setiap harinya.

 

Recommended Articles