28

NOV 19

Tim writer GoodLife

Cuma ada di Indonesia, 5 Jenis Teh Herbal Ini Menarik Dicoba

Jangan ngaku pecinta teh sejati kalau belum mencoba 5 teh herbal khas Indonesia ini. Teh adalah salah satu minuman favorit sejuta umat. Menikmati secangkir teh plus camilan di pagi atau sore hari jadi ritual yang sangat mengasyikan. 

Teh juga banyak digemari karena punya banyak khasiat, seperti mengendalikan gula darah, meningkatkan pembakaran lemak, hingga memperkuat gigi dan tulang. Aneka jenis teh beredar di pasaran, sebut saja teh hitam, teh hijau, teh putih, the oolong, teh melati, dan sebagainya. Namun apakah kamu tahu, ternyata Indonesia punya beragam jenis teh herbal yang menarik juga dicoba.  Apa saja, ya?

1.  Teh Kayu Aro

Disebut demikian karena tumbuh di Perkebunan Kayu Aro, kaki Gunung Kerinci, Jambi. Sejenis dengan teh hitam yang beraroma kuat, kental di lidah, dan air seduhannya berwarna cokelat kemerahan namun bening. Sejak dibuka oleh perusahaan Belanda, teh kayu aro diolah secara tradisional tanpa pewarna dan pengawet.

Kenikmatan teh kayu aro kualitas grade 1 menjadikannya minuman kegemaran bangsawan Eropa, contohnya Ratu Belanda dan Ratu Inggris, lho! Bahkan Ratu Belanda mengonsumsinya turun temurun sejak Ratu Wilhelmina, Ratu Juliana hingga Ratu Beatrix. 

Sayangnya selain harganya memang cukup mahal, sekitar Rp200 ribu per kilogram, teh kayu aro kualitas premium jarang bisa dinikmati oleh masyarakat lokal karena diutamakan untuk ekspor.

 

2.  Teh Bunga Rosela

Bunga rosela termasuk tanaman herbal yang kaya nutrisi, seperti vitamin A, C, E, kalsium serta 18 jenis asam amino untuk memperbaiki sel-sel tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh. 

Teh ini dibuat dengan cara yang sederhana. Setelah mekar dan dipetik, bunga dijemur di bawah sinar matahari hingga kering dan terpisah dari bijinya. Setelah itu dicuci bersih dan direndam dengan air panas.

Teh bunga rosela memiliki rasa asam yang unik dan menyegarkan. Jika diseduh warnanya merah kecokelatan. Jika kurang suka asam, kamu bisa menambahkan pemanis alami seperti madu.

 

3.  Teh Daun Salam

Selain menambah aroma sedap pada masakan, daun salam ternyata bisa dibuat teh herbal juga, lho. Caranya? Rebus 10-15 lembar daun salam dan 3 gelas air hingga mendidih dan sisa satu gelas. Saring lalu nikmati hangat. 

Mengandung vitamin antioksidan untuk menjaga imunitas tubuh, mengontrol gula darah, meningkatkan kesehatan jantung karena kaya fitonutrient, bersifat antiinflamasi sehingga bisa meredakan rasa nyeri, serta menyembuhkan batuk.

 

4.  Teh Serai

Orang juga sering menyebutnya sereh. Aromanya sangat menyegarkan dan sering dipakai sebagai bumbu dapur. Ternyata dijadikan teh herbal pun enak, lho. Caranya, memarkan 10 batang serai lalu rebus di atas api sedang selama 15 menit. Tambahkan madu dan jeruk nipis. 

Teh serai warnanya tidak pekat, hanya kekuningan. Cocok buat kamu yang nggak suka teh kental. Khasiatnya beragam, mulai dari menghangatkan badan, melancarkan buang air hingga mengatasi pegal-pegal setelah seharian beraktivitas.

 

5.  Teh Daun Kelor

Daun kelor atau moringa sedang naik daun sebagai superfood karena nutrisinya luar biasa. Antioksidannya melindungi tubuh dari diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskuler. 

Selain itu, kandungan isotiosianat pada daun kelor bisa mengatasi peradangan dan gangguan pencernaan. Efek penurunan kolesterolnya pun nggak kalah dari almond dan oats yang harganya jauh lebih mahal. 

Dan buat kamu yang sering merasa stres dan sering lupa, teh daun kelor mengandung senyawa yang merelaksasi tubuh sekaligus meningkatkan daya ingat. 

Wah, ternyata negeri kita sangat kaya tanaman herbal ya, sampai bisa dijadikan teh yang kaya manfaat. Jadi nggak sabar ingin mencobanya, kalau kamu tertarik coba yang mana Goodpeeps?

KHASIAT TEH MENGENAL TEH HERBAL

Recommended Articles