25

NOV 19

Tim writer GoodLife

Sebelum Ikut Strong by Zumba, Ketahui 8 Hal Ini Dulu

Selain olahraga zumba, ada juga olahraga Strong by Zumba dan Strong30. Cari tahu perbedaannya dan apa persiapan sebelum melakukannya, yuk!

Penasaran dengan tren olahraga baru yang namanya Strong by Zumba dan Strong30? Ternyata olahraga zumba, Strong by Zumba, dan Strong30 itu berbeda, lho. 

Untuk cari tahu lebih lengkap, GOODLIFE ngobrol langsung dengan Gita Anindya dan Ratna Milana Budiman, owner sekaligus instruktur BodyFit, boutique studio olahraga di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11) lalu.

Apa saja, sih, perbedaan dan persiapannya sebelum melakukan olahraga Strong by Zumba?

  1. Image (Reo Putra/goodlife.id)Image : (Reo Putra/goodlife.id)

1.  Gerakan Strong by Zumba Bukan Dance

Ternyata zumba dan Strong by Zumba sangat berbeda. “Gerakan zumba base-nya dance. Sedangkan Strong by Zumba memiliki gerakan intensitas tinggi untuk pembentukan otot, latihan beban, dan kardio dengan iringan musik, sama sekali tidak ada dance-nya,” jelas Gita di sela-sela Pop-up Class Event Strong30 bareng GOODLIFE dan Strongbee.

Strong by Zumba biasanya dilakukan full session selama 1 jam. “Nah, Strong30 itu versi singkatnya dari Strong by Zumba, cuma 30 menit. Cocok untuk orang yang tidak punya waktu banyak atau pemula yang belum kuat ikut 1 jam. Jadi seperti trial dulu. Formula gerakannya, sih, sama,” tambah Mila.

2. Ada 4 Kuadran Dalam 1 Sesi

Strong by Zumba dan Strong30 sama-sama dilakukan dalam 4 kuadran dengan level gerakan low, base, dan progression. Sebelum masuk ke kuadran, biasanya dilakukan warming up.

Kuadran 1 (ignite), intensitas gerakannya masih low. Variasi gerakannya antara lain squat dan basic boxing seperti punch.

Kuadran 2 (fire up), intensitas gerakannya meningkat, misalnya mulai ada loncat, kick serta variasi push up.

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Kuadran 3 (push your limits), intensitas gerakannya semakin meningkat dengan memaksimalkan beban berat badan. Bisa dari push up lalu lompat.

Kuadran 4 (floor play), intensitas diturunkan perlahan agar denyut jantungnya turun bertahap. Lebih banyak gerakan di atas matras untuk core activation, seperti sit up dan push up. 

Strong by Zumba ditutup dengan gerakan cooling down untuk meregangkan otot-otot.

3. Kuncinya, Listen to Your Body

Sebelum melakukan Strong by Zumba, sebaiknya kita pahami dulu kondisi tubuh. 

“Listen to your body, sakit atau nggak, cedera atau nggak, rutin olahraga atau nggak. Semua harus diinfokan ke instruktur agar diberikan opsi gerakan yang tepat. Misal, kamu habis cedera, maka gerakan jumping jack diganti side step,” papar Mila.

4. Makan Boleh, Asal…

Sebaiknya, makan besar 2 jam sebelum melakukan Strong by Zumba agar makanan sudah tercerna sempurna ketika berolahraga. Tetapi kalau hanya camilan atau kue bisa minimal 30 menit sebelumnya. 

Makan tidak terlalu dekat dengan waktu olahraga bisa menghindari kita dari risiko sakit perut atau kram. 

5. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Sebaiknya saat melakukan Strong by Zumba kamu menggunakan legging atau sweat pants, atasan yang menyerap keringat, serta sepatu yang nyaman. 

Siapkan juga handuk kecil karena keringat pasti sangat bercucuran. 

6. Pakai Sarung Tangan Olahraga

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Buat kamu yang gampang berkeringat, disarankan menggunakan sarung tangan saat melakukan Strong by Zumba. Pilih sarung tangan untuk olahraga yang terbuat dari karet, tidak licin, dan tidak tebal.  

“Gerakan Strong by Zumba, kan, high intensity dan variatif banget, misalnya lompat lalu plank jalan, khawatirnya akan berkeringat banyak dan bikin tangan licin. Hindari cedera dengan memakai sarung tangan,” ujar Gita. 

7. Aturan Buat Pemula

Bagi yang belum pernah ikut Strong by Zumba, tidak rutin olahraga, atau bahkan tidak pernah punya basic olahraga, sebaiknya informasikan pada instruktur sehingga akan diberi gerakan-gerakan ringan dulu yang mudah diikuti tetapi tetap punya fungsi kardio. 

Selain itu, pemula sebaiknya melakukan lebih banyak stretching sebelum memulai olahraga.

8. Muncul Efek Mual

Pertama kali mengikuti Strong by Zumba bisa menimbulkan efek pusing menuju mual yang  disebabkan oleh gerakan intensitas tinggi. 

“Jika muncul keluhan ini, disarankan untuk menurunkan denyut jantung dengan gerakan ringan dan tarik napas. Jangan langsung berhenti atau duduk. Tetap harus bergerak perlahan agar sirkulasi oksigennya tetap lancar,” jelas Mila. 

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Image : (Reo Putra/goodlife.id)

Nah, bagaimana Goodpeeps? Menarik dicoba, kan? 

 

STRONG BY ZUMBA STRONG30 BODYFIT GITA ANINDYA RATNA MILANA BUDIMAN

Recommended Articles