27

NOV 19

Tim writer GoodLife

Pentingnya Perempuan Menjaga Kadar Kolesterol 

Tak hanya laki-laki, perempuan pun rentan mengalami kolesterol tinggi, khususnya setelah memasuki masa menopause. Apa yang harus dilakukan?

Banyak perempuan yang memiliki resiko kolesterol tinggi tanpa menyadarinya. “Hampir 45% perempuan usia di atas 20 tahun yang kolesterolnya 200mg/dl atau lebih, tapi menurut temuan American Heart Association, 76 persen di antara mereka tak sadar punya kolesterol tinggi,” kata Erin Michos, MD dari Ciccarone Cneter for the Prevention of Heart Disease.

Kadar kolesterol pada perempuan akan berfluktuasi setelah menopause dan cenderung meningkat seiring pertambahan usia, sehingga resiko terkena penyakit jantung dan stroke pun meningkat. 

Tubuh butuh kolesterol, di antaranya untuk membuat hormon steroid penting seperti estrogen, progesteron, dan vitamin D, dan sebagainya. Yang jadi masalah adalah jika jumlah kolesterol berlebihan. Kelebihan kolesterol dalam darah akan menciptakan plak yang bisa memicu aterosklerosis yakni pengerasan pembuluh darah arteri. Aterosklerosis inilah yang menjadi penyebab utama serangan jantung, stroke, dan masalah vaskuler lain. 

Secara umum, perempuan memiliki kadar kolesterol baik (HDL) yang lebih tinggi daripada pria karena peran hormon estrogen. Kondisi ini akan berubah setelah perempuan memasuki masa menopause dimana produksi estrogen menurun. Jumlah total kolesterol jahat (LDL) akan naik, sementara jumlah HDL turun. Tentu saja faktor genetik dan gaya hidup turut berpengaruh.

Untuk menjaga kadar kolesterol supaya tidak berlebihan, selain obat-obatan, diet dan gaya hidup juga harus dijaga. Pola makan atau diet serta gaya hidup sangat penting untuk mempertahankan jumlah kolesterol baik. Pada perempuan yang harus mengonsumsi obat-obat penurun kolesterol, pola makan dan gaya hidup akan membantu kerja obat-obatan tersebut. Nah, bagaimana menjaga diet dan gaya hidup yang sehat?

- Jaga berat badan tubuh, tidak merokok, dan rutin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik selama paling tidak 30 menit 5 kali seminggu.

- Konsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran yang banyak mengandung protein dan serat seperti kacang-kacangan dan oat. Ini akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah.

- Hindari minuman yang menggunakan pemanis buatan dan jus buah. Pilih air mineral biasa atau teh tawar. Kurangi juga konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana.

- Konsumi makanan yang tinggi lemak tak jenuh seperti minyak ikan, kacang, dan ikan salmon. Makanan-makanan ini memberi dampak positif mengurangi kadar LDL di dalam darah dan mengurangi inflamasi.

KESEHATAN WANITA INFORMASI KESEHATAN KOLESTROL PADA PEREMPUAN

Recommended Articles