09

DEC 19

Tim writer GoodLife

Wah, Nggegosip Di Kantor Ternyata Ada Plus Minusnya

Dalam dunia kerja, gosip ternyata punya sisi positif juga. Tetapi tentu harus ada batasannya kalau kamu nggak mau kena batunya. Apa aja, sih, plus minus bergosip di kantor?

Menurut Anindita Citra, M.Psi, Psi dari LightHOUSE Indonesia, bergosip selama ini dianggap negatif karena membicarakan seseorang secara diam-diam. Namun dalam batasan tertentu gosip ternyata justru memberikan manfaat bagi kita. Apa saja manfaat bergosip?

1.  Mengurangi Stres

Bergosip bisa melepas oksitosin, yaitu hormon yang membuat kita merasa lebih bahagia, tenang, dan relaks. Kita mengeluarkan uneg-uneg, beropini, melampiaskan emosi yang bisa melegakan sekali. 

“Jadi bisa sebagai media katarsis juga. Setelah keluar semua, biasanya kecemasan atau stres kita cenderung berkurang karena apa yang sudah terpendam bisa tersalurkan,” tukas Citra.

Namun, pesan Citra, sebaiknya kita memilih lawan bicara yang responsif juga, jangan yang sedikit-sedikit suka nge-judge, dan terpenting yang bisa menjaga rahasia.

 

2.  Menjalin Bonding

Bergosip juga menjalin kedekatan emosional (bonding) dengan orang lain. 

“Gosip itu, kan, bisa dibilang bagi-bagi cerita atau rahasia. Dengan kita saling percaya, kita jadi lebih secure dan nyaman satu sama lain. Kita merasa punya support system,” papar Citra.

 

 3.  Tidak Selalu Berita Negatif

Gosip tidak melulu tentang berita negatif. “Bisa jadi beritanya positif, misalnya mendengar teman dapat promosi jabatan. Nah, kita jadi bisa terpicu buat perform lebih baik.”

 

Namun, Citra tetap berpesan agar tidak kebablasan bergosip karena bisa merugikan diri sendiri. Apa saja risiko bergosip di kantor?

1. Bisa jadi orang yang dibicarakan tidak terima. Mungkin karena ternyata beritanya tidak benar. Akhirnya ini bisa memengaruhi hubungan kamu dengan orang yang digosipkan tersebut.

2. Di mata teman-teman image kamu bisa jadi jelek. Dicap “ember” lah, “tukang hoaks” lah. Orang pun jadi lebih sungkan atau hati-hati saat ngobrol dengan kamu.

3. Suatu saat tidak menutup kemungkinan kamu kena batunya, digosipin balik dan itu bisa menyakitkan kita sendiri. 

4. Bergosip di lingkungan kantor konsekuensinya lebih tegas. Ada atasan atau HRD yang memantau attitude kamu. 

Jika kamu menyebarkan berita yang salah, hoaks atau fitnah, lalu orang yang digosipkan keberatan, siap-siap dipanggil untuk menerima konsekuensinya sesuai kebijakan perusahaan masing-masing. Sangat mungkin, lho, memengaruhi penilaian kerja.

So Goodpeeps, sebaiknya hati-hati bergosip di lingkungan kantor. Lebih baik kita selektif terhadap berita. Jika belum mendengar atau melihat sendiri lebih baik jangan diteruskan.

Recommended Articles