11

FEB 20

Tim writer GoodLife

Anak Magang, Lakukan 5 Hal Ini Agar Dilirik Jadi Karyawan

Meski status kamu masih anak magang, ada beberapa tips cerdas yang bisa dilakukan agar atasan tertarik merekrut kamu jadi karyawan tetap. Mau?

Buat para mahasiswa atau fresh graduate, magang atau internship bisa jadi pilihan untuk mendapat pengalaman kerja. Dalam waktu tertentu, biasanya 1-6 bulan, ilmu yang dipelajari di kampus bisa langsung dipraktikkan, plus dapat banyak relasi yang bermanfaat untuk mencari kerja kelak.

Dan jika beruntung, kamu bisa juga, lho, dilirik menjadi karyawan tetap di tempat kamu magang. Tentu saja ada beberapa usaha yang harus kamu lakukan agar harapan kamu itu bisa terwujud.  

Anindita Citra, M.Psi, Psi dari LightHOUSE Indonesia memberi “bocoran” 5 hal yang wajib dilakukan anak magang agar dilirik jadi karyawan.

1.  Etika Kerja

Usahakan selalu datang on time. Bersikaplah ramah tetapi tetap sopan. Ada perusahaan tertentu yang tetap memandang pentingnya hierarki. Jadi jangan asal panggil nama, misalnya. 

Perhatikan penampilan sesuai dengan culture perusahaan. Mungkin kalau di start-up penampilan bisa lebih kasual, tetapi di korporasi dianjurkan lebih rapi atau formal. Hindari berpenampilan kontras dari karyawan lainnya. “Mencolok untuk hasil kerja boleh, tetapi untuk penampilan jangan,” saran Citra.

2.  Performa Kerja

Keluarkan kemampuan kamu yang terbaik. Meskipun diberi tugas-tugas yang mudah, jangan disepelekan. “Seiring waktu, kamu boleh minta tugas-tugas yang lebih advance. Pasti atasan akan mempertimbangkan kesungguhan kamu,” ujar Citra.

3.  Berbaur

Mau berbaur atau mingle dengan karyawan senior yang sudah tahu asam garam kehidupan kantor. “Keuntungannya, kamu bisa dapat skill khusus untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu. Atau, mendapat tips seputar kehidupan kantor, misalnya cara menghadapi bos A dan bos B.” 

Cara untuk bisa mingle di antaranya, berpartisipasi kalau ada event di kantor atau ikut makan siang bareng. “Mungkin kamu bisa dekati orang-orang yang kira-kira mudah didekati dul. Saat ngobrol jangan hanya menanyakan perihal kemungkinan direkrut, nanti dianggap ‘modus’. Tanyakan juga hal-hal lain yang membuat mereka tertarik untuk ngobrol sama kamu.”

Takut dianggap caper? “Lebih baik dianggap caper, dibanding dianggap mager. Karena kalau mager artinya kita nggak perform dan perusahaan nggak akan melihat kita punya value bagi mereka.”

4.  Tawarkan Diri

Jika kita memang tertarik banget berkarier di perusahaan tersebut, meski belum ditawarkan cobalah untuk bertanya dan menawarkan diri siapa tahu perusahaan memang butuh. 

Toh, jika kita pendam sendiri, diam saja, menunggu difollow-up, bisa jadi mereka berpikir kamu masih mau fokus pada pendidikan dulu.

5.  Maintain Hubungan

Penting banget untuk tetap membina hubungan baik dengan perusahaan dan tetap bertukar kabar meski masa magang sudah berakhir.

 

Wah, patut dicoba, nih, Goodpeeps! Intinya, buat kesan yang positif sehingga kamu lebih mudah diingat dan direkomendasikan menjadi karyawan.

Recommended Articles