09

DEC 19

Tim writer GoodLife

Terapi Sengat Lebah Untuk Wajah yang Lebih Bersih

Jika goodpeeps mendengar kata lebah, pasti yang ada dalam bayangan kita adalah madu dan sengatan lebah yang bisa membuat nyeri dan bengkak pada kulit. Meskipun menyakitkan sengatan lebah dapat dipakai sebagai alternatif pengobatan lho! Salah satu manfaat sengatan lebah adalah dapat memperkecil pori pori kulit, hingga membuat wajah awet muda! Waw!

Terapi sengatan lebah, atau yang biasa disebut apitherapy berasal dari negara Tiongkok dan Timur Tengah (Mesir) dan sudah dilakukan selama ribuan tahun (berdasarkan informasi dari Wikipedia). Terapi sengat lebah ini memulai debutnya di Indonesia sejak tahun 1980-an dan dikenalkan melalui berbagai macam media massa, publikasi, seminar, hingga praktik langsung di beberapa daerah.

Pada dasarnya sengatan lebah berisikan Bee Venom, yaitu suatu enzim dengan komposisi kompleks, protein dan asam amino. Bee venom berbentuk cairan bening tidak berwarna dan mempunyai rasa manis tapi sedikit pahit

Menurut situs NCBI, di negara Korea Bee Venom juga digunakan untuk meredakan rasa nyeri, bengkak dan rematik. Mekanisme anti-inflamasi dan analgesik dari Bee Venom atau BV telah dibuktikan dalam penelitian. Selain itu, studi klinis dan eksperimental baru-baru ini telah menunjukkan bahwa Bee Venom dan komponen aktif yang diturunkan dari Bee Venom dapat bekerja untuk berbagai penyakit imunologis dan neurodegeneratif, termasuk penyakit autoimun dan penyakit Parkinson.

Efek Bee Venom ini diketahui dimediasi oleh modulasi sel-sel kekebalan tubuh, dan sel glial dan neuron dalam sistem saraf pusat.

Image : (goodlife.id)

(Image: GoodLife.id)

Team GoodLife.id berkesempatan mengunjungi salah satu peternakan lebah di daerah Lawang (Malang) yang terkenal dengan berbagai macam produk dari lebah madu, Petik  Madu Lawang. Peternakan ini ternyata juga dapat melakukan terapi sengat lebah. Berdasarkan informasi yang kami terima dari narasumber Mas Bobby selaku pengelola peternakan, Petik Madu Lawang  ini secara rutin melakukan pengobatan terapi sengat lebah setiap minggu sekali yang dilakukan oleh tenaga profesional.

Pemilik dari Peternakan sekaligus tempat wisata Petik Madu ini, Bapak Hariyono Fong dibantu beberapa asisten nya terjun langsung untuk menangani pasien pasien yang datang melakukan terapi sengat lebah. Tak kurang dari dua puluh pasien setiap minggunya, baik itu warga sekitar ataupun warga luar kota Lawang menjalankan terapi sengat lebah.

Image : (goodlife.id)

(Image: GoodLife.id)

Lalu bagaimana sih caranya melakukan terapi sengat lebah? Lebah tentunya tidak langsung sembarangan ditaburkan seperti menabur tepung ke bagian tubuh kita, yang ada bukan mengobati tapi malah bengkak bengkak nanti.

Tapi jangan khawatir, ada teknik tersendiri untuk melakukan terapi ini. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah dengan menyengatkan seekor lebah terlebih dahulu ke bagian tubuh kita untuk mengetahui apakah tubuh kita alergi terhadap lebah atau tidak. Jika tidak ada tanda tanda alergi, barulah kemudian disengatkan lebih banyak lebah ke tubuh. Tetapi jangan salah, lebah tidak disengatkan di sembarang tempat. Ada titik titik tertentu pada tubuh yang akan bereaksi terhadap sengatan lebah dan merangsang pergerakan sel darah putih yang berguna memperbaiki dan memperkuat daya tahan tubuh.

Terapi Sengat Lebah ternyata sudah diakui WHO (World Health Organization) sebagai salah satu alternatif pengobatan. Meskipun banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari sengatan lebah, terdapat efek samping juga. Jika kamu memiliki alergi lebah, biasanya akan muncul gatal gatal pada kulit setelah melakukan terapi ini. Jadi tidak semua orang bisa melakukan terapi ini.

Tetap harus dilakukan oleh tenaga profesional ya dan konsultasikan ke dokter jika ada efek samping.

Berani coba?

 

Source

Recommended Articles