12

DEC 19

Tim writer GoodLife

Hal Unik Tentang Tempe Ini Mungkin Belum Kamu Ketahui

Tempe, makanan khas Indonesia yang mendunia ini sayangnya masih kurang dilirik oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Selain dibanderol dengan harga yang murah meriah, sebagian orang banyak yang menganggap makanan sehat ini merupakan makanan untuk masyarakat menengah kebawah. Padahal yang seperti kita tahu, tempe mengandung banyak nutrisi untuk memelihara kesehatan tubuh.

Supaya lebih mengenal dekat tentang makanan berbahan dasar kedelai ini, team GoodLife.id coba mendatangi wisata edukasi TempeLand di Jungle Land Bogor. Disana kita banyak mengetahui beberapa fakta unik tentang tempe yang sayang untuk dilewati. Antara lain:

 

1.  Tempe berasal dari kata tumpi

Tempe berasal dari bahasa Jawa kuno yaitu Tumpi, yang artinya makanan berwarna putih yang dibuat dari tepung sagu.

 

 2.  Makanan Asli dari Indonesia

Kata tempe dapat ditemukan dalam salah satu karya sastra di bidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan Jawa, Serat Centhini. Manuskrip serat centhini dengan latar belakang Jawa abad ke-16 telah ditemukan kata “Tempe” pada bab 3 dan bab 12 , untuk penyebutan nama hidangan, seperti “jae santen tempe” dan “kadhele tempe srundengan”. Catatan sejarah tersebut menunjukkan bahwa tempe sudah dikenal sejak awal tahun 1600 karena serat centhini.

Sebenarnya menceritakan kejadian dimasa pemerintahan Sultan agung (1613-1645). Dengan demikian, tempe merupakan pangan tradisional asli Indonesia yang telah di konsumsi oleh masyarakat pedesaan tradisional Jawa yaitu di daerah mataram, Jawa Tengah.

 

3.  Dulunya untuk makanan bangsawan

Untuk kalian yang menganggap bahwa tempe itu adalah makanan murahan, kalian salah besar. Faktanya adalah tempe merupakan makanan yang disajikan khusus untuk keluarga kerajaan di Indonesia pada abad 18.

 

4.  Berbagai macam olahan Tempe

(Image: dok. goodlife,id)

Olahan tempe dibagi menjadi 3 jenis yaitu :

-  Tempe generasi pertama (G-1) Produk tempe generasi pertama dihasilkan dari tempe yang dimasak secara langsung, tanpa tahapan prapengolahan sebelumnya sehingga aroma, bentuk, warna dan citarasa masih sama seperti tempe. contohnya : keripik tempe, tempe bacem, sambal goreng tempe, tempe mendoan

-  Tempe generasi kedua (G-2) produk tempe generasi kedua ini adalah olahan tempe yang sudah banyak berkurang sifat tempenya, namun citarasa tempe masih dapat ditemukan, contohnya : Steak tempe, brownies tempe, es krim tempe dan tepung tempe.

-  Tempe generasi ketiga (G-3) produk tempe generasi ketiga adalah olahan yang sudah tidak memiliki sifat khas tempenya. Komponen tempe ini yang paling besar peluangnya untuk dijadikan produk generasi ketiga ini adalah isoflavon. Contoh dari produk G3 adalah suplemen pangan, dan cairan bubuk tablet kapsul.

 

5.  Proteinnya lebih tinggi dari daging sapi

Tempe merupakan sumber protein nabati yang kaya gizi bahkan kandungan proteinnya lebih tinggi dari daging yang merupakan sumber protein hewani. Menurut penelitian, tubuh kita lebih mudah untuk mencerna protein yang berasal dari nabati, meski sama-sama memiliki nutrisi yang penting untuk tubuh, yang perlu diperhatikan adalah beberapa sumber protein hewani memiliki jumlah lemak yang tinggi sehingga hal tersebut dapat meningkatkan peluang terkena penyakit.

 

6.  Sebagai produk kecantikan

(Image: dok. goodlife,id)

Tempe tidak hanya dijadikan produk olahan makanan, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai produk kecantikan.Tempe mengandung vitamin E yang berasal dari kedelai sehingga memiliki efek yang sangat baik untuk mencerahkan kulit dan regenerasi kulit mati. Contohnya day & night cream, body lotion, dan facial scrub.

 

7.  Tempe merupakan superfood

Mengapa tempe merupakan salah satu superfood? Karena tempe banyak memiliki kandungan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya protein pada tempe tidak kalah dengan daging sapi, dalam 100 gram bahan makanan protein dalam tempe 20,8 gram sedangkan kandungan protein dalam sapi hanya sebesar 17,5 gram. Kandungan kalsium dan fosfor juga lebih tinggi dari pada daging. Protein yang mengandung asam amino esensial (dibutuhkan oleh tubuh) yang lengkap cuma terdapat pada hewani, sedangkan nabati hanya mengandung sedikit asam amino esensial nya, di antara protein nabati yang lainnya, tempe mengandung asam amino paling lengkap.

 

8.  Diluar negeri, tempe di banderol dengan harga tinggi

Di Indonesia umumnya harga tempe berkisar Rp. 5,000 sampai Rp. 7,000 saja.

Tapi taukah goodpeeps diberbagai negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris bahan makanan sehat ini dijual mulai dari Rp. 100,000 sampai dengan Rp. 150,000 per kilo nya.

Waaaah luar biasa !

Nah goodpeeps, bagaimana? mau beralih makan tempe mulai sekarang?

FAKTA TEMPE TEMPELAND

Recommended Articles