12

FEB 20

Tim writer GoodLife

Mudah Mengantuk, Apa ya Sebabnya?

Mengantuk bisa jadi merupakan tanda bahwa tubuh kekurangan tidur. Lalu apa ya penyebabnya?

Manusia butuh tidur karena tubuh manusia juga butuh istirahat. Pada saat tidur itulah, sel-sel tubuh akan diregenerasi. “Mengantuk adalah salah satu tanda seseorang kekurangan tidur,” jelas dr. Apriliana Adyaksari, Sp.PD, M.Kes., spesialis penyakit dalam dari RS Medika Permata Hijau, Jakarta.

Salah satu penyebab kekurangan tidur (sleep deprivation) adalah karena terganggunya irama sirkadian tubuh. Contohnya pada pekerja shift yang sering bekerja lembur malam atau begadang. “Mereka yang bekerja shift bergantian malam-pagi, pasti irama sirkadian tubuhnya sangat terganggu. Padahal, kurang tidur sehari saja, butuh waktu seminggu untuk mengembalikan irama sirkadian tubuh supaya normal,” lanjut April. 

Mudah mengantuk juga bisa disebabkan oleh penyakit metabolik tertentu, obesitas, atau amandel. Biasanya, kondisi ini akan memicu terjadinya obstructive sleep apnea atau gangguan henti napas saat tidur, yang mengakibatkan tidur jadi terganggu. 

“Mereka ini sering terbangun di malam hari karena merasa tak bisa bernapas, oksigen tidak sampai ke otak. Akibatnya, kualitas tidurnya jelek. Biasanya sering terjadi pada pasien hipertensi, amandel, diabetes, obesitas, dan lainnya.” Pada kasus obstructive sleep apnea yang berat, misalnya sampai membuat otak kekurangan oksigen bahkan sampai kejang, biasanya digunakan CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) atau dengan jalan operasi. 

Gaya hidup sedentary yang kurang gerak juga bisa menjadi sebab seseorang jadi mudah mengantuk atau merasa lelah terus (drowsy). “Kebanyakan minum alkohol, makan makanan berlemak, kebanyakan kafein, atau nikotin juga bisa membuat seseorang jadi mudah mengantuk atau lelah.”

Yang juga harus dievaluasi adalah, apakah seseorang menggunakan atau minum obat-obatan kronik, seperti obat antikejang, obat parkinson, antihistamin, antigatal, antialergi, atau obat flu. Obat-obatan ini juga bisa membuat seseorang mudah mengantuk. “Banyak pasien yang merasa mengantuk dan setelah diperiksa ternyata mengonsumsi obat-obatan tadi.” 

Ada juga pasien yang merasa mengantuk akibat kurang tidur karena restless leg syndrome alias sindroma kaki lelah, yaitu suatu kondisi neurologis dimana penderita harus selalu menggerak-gerakkan kakinya. “Kalau nggak digerak-gerakkan, kakinya pegal terus,” lanjut April.

Jadi, jika kita merasa mudah mengantuk, sebaiknya dicari tahu lebih dulu penyebabnya. “Yang juga penting diketahui, orang dewasa membutuhkan tidur 7-8 jam sehari. Usahakan tidur kita cukup sesuai kebutuhan 7-8 jam sehari dan kualitas tidur juga terjaga. Jangan salah, kebanyakan tidur juga bisa membuat kita jadi malah mengantuk, lho,” ujar April.

Recommended Articles