17

MAR 20

Tim writer GoodLife

Tetap Bersikap Positif Meskipun Virus Corona Menyebar

Goodpeeps, dalam keadaan sekarang ini, di mana virus Corona menyebar luas ke seluruh dunia, kebutuhan kita untuk tetap berpikir positif semakin dibutuhkan. Bagaimana tidak, dunia kini sedang berada di titik negatir, dimana virus itu menyebar dengan cepat sampai ke banyak negara di dunia. Yang terinveksi pun banyak yang meninggal. Untuk mencegah penyebaran, beberapa kawasan maupun negara mengisolasi jutaan warganya.

Tetap bersikap positif harus kita lakukan, dengan teknik-teknik yang dikemukakan oleh Mike Buchanan, pendiri Positively Leading, dari bagian Positive Psychology University of Pennsylvania, pada artikel berikut ini.

TetapBersikapPositif01

Emosi Positif

Bangkitkan emosi positif yang bisa memunculkan kebahagiaan. Caranya, bukan sekadar berfokus pada selalu tersenyum saja, namun kita harus punya kemampuan untuk tetap optimis dan melihat situasi seseorang dari perspektif yang konstruktif. Di saat dunia mewabah virus Corona seperti sekarang ini, jadikan optimisme sebagai tantangan. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk tetap optimis, yaitu:

  • Batasi akses kamu ke media sosial dan berita: dengarkan atau sesekali baca untuk mendapatkan informasi. Hindari setiap saat mengakses ke berita tersebut, karena kalau itu dilakukan, kamu akan terus-menerus dibombardir dengan berita. Bila perlu matikan notifikasi berita di aplikasi handphone kamu.
  • Luangkan waktu untuk menghargai rumah kamu beserta isinya. Tulislah daftar harian berupa tiga hal yang ada di rumah kamu yang harus disyukuri dan dihargai dengan ucapan terima kasih.
  • Tetap lakukan komunikasi yang efektif dengan teman-teman, atau keluarga, baik tatap muka maupun melalui telepon. Komunikasi yang efektif dalam hal ini berupa topik yang memang harus dibicarakan. Jauhi percakapan tentang virus Corona, kalau perlu setujui dengan lawan bicara kamu dari awal, untuk tidak terus membicarakan tentang virus Corona.
  • Bagikan kegembiraan kepada orang lain di bidang pekerjaan maupun pertemanan lainnya.
  • Lakukan kegiatan baru yang menyenangkan seperti memasak, atau lainnya, baik untuk diri sendiri maupun bersama orang terdekat Anda.

TetapBersikapPositif05

Engagement

Apabila pemerintah menyarankan warganya untuk tinggal di rumah atau diisolasi, tentu saja hubungan kita dengan orang lain berkurang. Padahal berhubungan dengan orang lain bisa menumbuhkan hormon positif yang meningkatkan sikap positif seseorang. Atlet, musisi, dan pekerja kreatif berpengalaman dalam efek ini; mereka menyebutnya “mengalir” atau “flow”. Dalam “flow”, para atlet, musisi, dan pekerja kreatif ini menemukan engagement, ketenangan, fokus, dan sukacita. Nah, kamu dapat menikmati “flow” walaupun kamu bekerja di rumah dan mengurangi aktivitas sosial. Tetaplah berhubungan dengan orang lain, bisa melaui elektronik seperti email dan handphone.

Beberapa trik yang bisa dipraktikkan:

 

  • Apabila kamu harus bekerja seperti menulis laporan atau proposal, tetap lah melakukannya.
  • Untuk pekerjaan lainnnya, yang biasanya kamu lakukan di luar jam kerja, kini kamu bisa melakukannya di siang hari, bahkan sambil santai berbaring di tempat tidur.
  • Tetap berkomunikasi dengan orang lain tentang kehidupan mereka, misalnya dengan keluarga atau teman, melalui media sosial. Dengarkan curhatan mereka tanpa menyela, setelah itu kamu bisa mempelajari curhatan mereka itu untuk diri kamu sendiri.
  • Tetaplah melakukan kegiatan yang kamu suka seperti berolahraga, menyanyi, atau memainkan alat musik. Cari waktu yang tepat yang sekiranya kegiatan itu bisa menambah fokus, ketenangan, dan kepuasan dalam dirimu.

 

Semua kegiatan ini dan lebih banyak lagi bisa memperluas kecerdasan, keterampilan, dan kemampuan emosional kita.

TetapBersikapPositif03

Relationship

Hubungan sosial sangat penting untuk makna dan tujuan kehidupan kita. Kita berkembang menjadi dewasa dalam interaksi yang kuat dengan orang lain yang menimbulkan reaksi emosional yang kuat seperti cinta dan persahabatan yang intim.

Kalau selama ini hubungan persabahatan dan kedekatan dengan orang lain berkurang karena kesibukan kita berkerja, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memelihara atau menjalin kembali hubungan itu. Bukan dengan media sosial yang luas, melainkan bertemu langsung. Isolasi fisik bukan berarti kita juga terisolasi secara emosional, sementara pandemi Coronavirus terjadi di seluruh dunia.

Kalau kita adalah bagian dari sebuah kelompok atau geng, itu kan bisa membantu kita merasa aman dan dihargai. Keintiman seperti itu adalah sumber kegembiraan yang kita semua cari dan butuhkan. Kamu bisa meningkatkan hubungan seperti itu dengan cara:

 

  • Dekati tetanggamu, mungkin melalui telepon atau bertatap muka pada jarak yang aman, untuk menanyakan bagaimana keadaan mereka dan bantuan apa yang mungkin mereka hargai, dengarkan dan bertindak.
  • Luangkan waktu untuk berbicara dengan rekan kerja kamu tentang bagaimana mereka mengatasi pekerjaan dari rumah, lalu dengarkan juga.
  • Sisihkan waktu untuk melakukan hal yang sama dengan pasangan atau anak-anak Anda, atau kakak dan adik bagi kamu yang belum berkeluarga.

 

Dari tadi kita diminta untuk mendengarkan. Kenapa? Mendengarkan secara mendalam berarti berusaha memahami emosi dan perasaan yang diungkapkan orang tersebut. Jika ini bukan sesuatu yang biasa kamu lakukan, maka tindakan ini menjadikan kamu memiliki peluang emas untuk meningkatkan rasa bahagia ketika relationship kamu itu tumbuh.

 

Sumber: https://www.forbes.com/sites/benjaminlaker/2020/03/13/how-to-be-positive-in-the-coronavirus-world/#4cac3db93450

Recommended Articles