20

MAR 20

Tim writer GoodLife

Sosialisasi dari RS MMC Untuk Lebih Mengerti dan Mencegah COVID-19

Goodpeeps, seberapa tahukah kamu tentang COVID-19? Goodlife mau berbagi informasi nih, setelah menghadiri seminar kecil tentang kesehatan yang diselenggarakan oleh MMC, berjudul "Understanding & Preventing Corona COVID-19 Virus" atau “Mengerti dan Mencegah Covid-19”, di Neo Soho, Jakarta Barat, Februari lalu. Pembicara hari itu, Dr. Affyarsyah Abidin, seorang dokter spesialis Pulmonology, menjawab beberapa pertanyaan dari pengunjung.

Berikut ini rangkumannya:

coronaMMC

1. Mengapa disebut "Corona"? 

Corona atau "crown" berarti mahkota. Bila kita melihat gambar virus yang diperbesar, terlihat seperti mahkota. Maka disebutlah virus corona. Virus corona ini bukan baru sekarang muncul, SARS dan MERS yang menyebar dulu itu juga virus corona, hanya saja berbeda tipenya, Corona virus yang sekarang ini dinamakan COVID-19. 

Virus berbeda dengan bakteri. Kalau bakteri itu bisa hidup mandiri, tetapi virus tidak, virus memasuki sel-sel tubuh manusia untuk berkembang. Bila sel itu mati, dia keluar dari sel itu dan masuk ke sel yang baru. Begitu terus sampai semua sel mati, alias manusia itu meninggal dunia.

 

2. Apa saja gejala COVID-19?

Sama seperti gejala flu, yaitu demam, batuk. Bila gejala itu timbul, kamu bisa minum obat flu yang biasa. Tapi kalau sampai beberapa hari tidak sembuh dan makin parah, itu kamu harus waspada.

Virus itu masuk melalui mulut lalu turun ke saluran napas dan paru-paru. Kamu akan sulit bernapas dan kehilangan kesadaran.


3. Haruskah kita menggunakan masker dan masker apa yang baik digunakan?

Ada banyak jenis masker, yang hitam, yang putih, masker untuk bedah, ada juga yang dibuat dari kain, semuanya oke.  Tahukah kamu bagian mana dari masker yang untuk bagian dalam dan mana yang untuk bagian luar? Bagian berwarna untuk luar dan bagian putih untuk dalam. Menggunakan masker jangan hanya untuk menutupi mulut, tapi juga untuk menutupi hidung, ya.

Pakai masker di tempat yang aman, sebelum kamu memasuki tempat yang berisiko. Lepaskan dan buang masker tersebut ketika kamu sudah kembali ke tempat yang aman.

Sebenarnya virus corona itu lebih kecil dari filter masker biasa, jadi tidak begitu efektif untuk melindungi dari virus corona, tapi itu berguna untuk melindungi kamu dari bakteri dan polusi, sehingga baik untuk kesehatan kamu untuk menguatkan sistem imun kamu.

coronaMMC

masker gratis dibagikan kepada peserta


4. Apakah virus corona menular melalui makanan?

Bisa saja dalam konteks, ketika virus itu keluar dari mulut orang yang terinfeksi melalui bersin, kemudian melayang ke makanan di atas piring meja sebelah misalnya, atau menempel di meja, buku, gagang pintu dan lainnya, kemudian terpegang oleh kamu dan kamu memegang mulut, hidung atau wajah kamu, maka masuklah virus itu ke dalam tubuh kamu.

Di pasar, kita menyentuh bahan makan untuk mengecek segar atau tidak, bukan Bila virus itu sudah menempel di sana melalui tangan orang lain, kemudian menempel lagi di tangan kamu, dan setelahnya kamu menyentuh wajah, gosok-gosok mata, menyentuh hidung, dan lain-lain, virus itu bisa masuk ke dalam tubuh kamu.

Makanya, sangat penting, rajin cuci tangan setiap habis berkegiatan. Pakai masker, dan tetap membuat tubuh kamu punya daya tahan terhadap penyakit. Dengan cara menjalankan hidup sehat yaitu tetap berolahraga, makan makanan yang bervariasi empat sehat lima sempurna. Lakukan hal ini meskipun tidak ada virus corona dalam tubuh kita. Mulailah dari sekarang.

 

5. Orang bilang berjemur di matahari selama 5 sampai 15 menit dari jam 9 pagi itu baik untuk memerangi virus karena adanya sinar ultraviolet. Ini mitos atau fakta ya?

Dari sisi medis, tidak ada dasarnya virus mati karena berjemur matahari. Namun dari sisi pandangan tradisional, mungkin saja iya. Hal terpenting adalah buatlah agar tubuh kamu selalu sehat.

Recommended Articles