30

MAR 20

Tim writer GoodLife

Cegah Virus Dengan Jaga Imunitas. Ini Tipsnya

Goodpeeps, artikel kali ini cukup panjang tapi sedikit mengedukasi kamu mengenai apa itu kekebalan tubuh yang sekarang sedang marak dibicarakan.

 

Kamu pasti sudah tahu kan, bahwa kekebalan tubuh yang berkurang meningkatkan kemungkinan seseorang berisiko terserang berbagai penyakit dan rentan terhadap infeksi. Sirkulasi darah yang memburuk itu tidak hanya karena penyakit, tetapi juga karena penurunan imunitas. Bila itu terjadi, maka kerja metabolisme berkurang dan kecantikan wajah mungkin terpengaruh. 

Kekebalan tubuh dikatakan menurun disebabkan oleh penuaan, stres yang berlebihan, dan gaya hidup. Jadi, bagaimana kamu bisa meningkatkan kekebalan tubuh kamu? Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kekebalan tubuh, terutama pada makanan.

 

60-70% Imunitas ada di Usus

Kekebalan adalah mekanisme penting yang melindungi tubuh kita. Berkurangnya kekebalan, tidak hanya membuat kamu jadi rentan terhadap infeksi, tetapi juga meningkatkan risiko bertambah buruk. 

Sebagai contoh, demam Zika jarang menyebabkan kematian pada orang dewasa yang sehat. Kematian dapat terjadi jika ada penyakit yang mendasarinya dan kekebalan tubuhnya berkurang. Dalam kasus influenza, jika kekebalan melemah, maka gejalanya akan memburuk, infeksi bakteri sekunder, seperti pada organ pernapasan, lebih mungkin terjadi. Kalau sudah terjadi seperti itu, rawat inap diperlukan, dan risiko kematian meningkat.

Di atas dikatakan bahwa 60-70% imunitas ada di usus, dengan kata lain, mempertahankan lingkungan usus yang baik itu penting, karena dapat mencegah penurunan imunitas. Makanan fermentasi seperti yogurt, acar, dan miso, bisa menyeimbangkan bakteri usus. Bahan makanan seperti itu juga mengandung banyak serat makanan dan oligosakarida yang diperkirakan bisa meningkatkan keseimbangan sel yang bertanggung jawab untuk kekebalan

 

.Lalu apa sih yang harus kamu lakukan untuk meningkatkan kekebalanmu?

1. Makanan Fermentasi

(Image: Yoghurt)

Makanan fermentasi dan serat makanan sangat penting untuk mempersiapkan kesiapan area di sekitar usus, yang dikatakan memiliki 60-70% kekebalan tubuh. Selain itu, memperbaiki lingkungan usus dapat membantu mengatasi sembelit, mengurangi masalah seperti kulit kasar, dan mengurangi risiko penyakit seperti kanker kolorektal.

Protein, vitamin, dan mineral diperlukan untuk memproduksi sel-sel kekebalan dan mengaktifkan aktivitasnya. Nutrisi ini secara langsung terkait dengan kehidupan yang sehat.

 

2. Suhu Tubuh

Hal lain yang harus diperhatikan dalam kegiatan sehari-hari untuk menjaga kekebalan tubuh adalah, suhu tubuh normal kita. Kalau suhu kita satu derajat lebih rendah dari suhu tubuh normal, itu bisa mengurangi kekebalan hingga 30%. Orang yang suhu di bawah 36 derajat, kemungkinan telah berkurang kekebalannya.

Mengapa kekebalan meningkat ketika suhu tubuh naik? Salah satu alasannya adalah aliran darah membaik. Secara alami, ada sel-sel darah putih di dalam darah yang bertanggung jawab mengalirkan kekebalan mengelilingi tubuh.

Penting juga untuk mengukur suhu tubuh normal kamu secara teratur, untuk menentukan apakah kekebalan kamu melemah. Sediakan termometer dan ukurlah suhu tubuh sehari sekali.

 

3. Membangun Otot

(Image: Ilustrasi olahraga)

Salah satu cara untuk mendapatkan kembali kekebalan tersebut adalah membangun otot. Walaupun kamu tidak sedang berolahraga, namun otot-otot kamu secara konstan memetabolisme energi dan menghasilkan panas. Sekitar 40% suhu tubuh diproduksi oleh otot. 

Jika kamu menurunkan berat badan dengan diet yang salah, maka otot tidak terbentuk. Penelitian menunjukkan bahwa zat bioaktif yang dikeluarkan dari latihan berbasis otot dapat membantu mencegah obesitas dengan memecah lemak. Untuk mencegah kehilangan otot, penting untuk melakukan kegiatan olahraga sedikit seperti berjalan kaki dua atau tiga kali seminggu. Kegiatan ini juga perlu untuk mengubah karbohidrat menjadi panas. Seperti juga protein, bukan hanya menjadi sumber otot, tetapi juga diperlukan untuk produksi panas. Berbagai vitamin dan mineral juga penting untuk mendukung termogenesis.

 

4. Aktivasi Enzim

Alasan lainnya adalah untuk mengaktivasi enzim. Enzim memainkan peran penting dalam pencernaan dan penyerapan makanan, juga metabolisme sel, yang penting untuk kelangsungan hidup kita. Dengan suhu tubuh sekitar 37 derajat celsius, maka aktivitas ini meningkat.

 

5. Nutrisi

Nutrisi juga penting, tapi jangan terlalu banyak bergantung pada suplemen, melainkan penuhilah dari makan sehari-hari. Daripada terlalu pusing memilih-milih, lebih baik makan yang bervariasi, misalnya tidak hanya makan sayuran berdaun tetapi juga sayuran akar dan kacang-kacangan. Atau kalau kamu makan telur untuk sarapan dan daging untuk makan siang, perhatikan variasi lauk pauk, seperti makan ikan untuk makan malam. Kalau kamu makan di luar, tambahkan semangkuk kecil salad, selain makanan utamanya.

Ilustrasi salad(Image: Salad)

Makan makanan yang berbeda dapat menyebabkan lebih banyak nutrisi. Makan sayur dan ikan musiman efektif tidak hanya dalam hal nutrisi, tetapi juga dalam hal rasa, dan kamu dapat makan makanan segar di setiap musim. Selamat makan dan bangun otot-otot untuk meningkatkan kekebalan kamu ya.

Source

 

Baca Juga: 5 Makanan Fermentasi Menyehatkan Ini Wajib Dikonsumsi

Recommended Articles