01

APR 20

Tim writer GoodLife

Kulit Jeruk Dapat Dikonsumsi? Berikut Manfaat Kesehatannya yang Perlu Diketahui

Siapa yang tak mengenal jeruk? Buah yang umumnya berbentuk bulat orange ini kerap disukai. Rasanya yang terkadang masam dan mudah ditemukan, membuatnya dikenal banyak orang. Namun walaupun demikian, masih banyak pula yang belum mengetahui manfaat dari buah ini. Apalagi pada bagian kulit jeruk yang umumnya dibuang begitu saja. Setelah mengetahui informasi di bawah, mungkin kamu akan mengubah perspektif untuk tidak membuangnya. Simak penjelasan berikut sampai akhir ya, Goodpeeps.

Kulit jeruk disebut-sebut menyimpan manfaat tersembunyi di dalamnya. Informasi ini pun dibenarkan oleh dokter Yoshio Kumazawa. Beliau merupakan dosen fakultas kedokteran di Universitas Juntendo dan sekaligus profesor di Universitas Kitasato. 

Kulit Jeruk 1

Di Jepang sendiri, unsur yang paling ditekankan terletak pada senyawa flavonoid. Flavonoid menjadi unsur utama karena adanya efek antioksidan yang dapat menghilangkan oksigen aktif dalam tubuh. Selain itu, adanya hesperidin dalam flavonoid pun saat ini sedang banyak dibicarakan. Efek dari hesperidin dapat menangkal anti inflamasi yang sangat baik. Anti inflamasi dapat digunakan untuk mengurangi peradangan. Peradangan mungkin memiliki pandangan yang negatif. Namun, peradangan adalah reaksi biologis untuk tubuh melindungi diri dari kuman dan virus penyebab penyakit.

Kulit jeruk juga mengandung provitamin A, folat, riboflavin, tiamin, vitamin B6, dan kalsium dalam jumlah yang baik. Selain itu, kaya akan polifenol yang dapat membantu mencegah dan mengelola banyak kondisi kronis, seperti obesitas, dan alzheimer. Dalam sebuah survei dengan penduduk Mikkabi, prefektur Shizuoka, terungkap bahwa adanya kandungan beta cryptoxanthin dalam kulit jeruk, dapat pula digunakan untuk pencegahan diabetes dan osteoporosis.

 

Bagaimana mengonsumsi kulit jeruk?

Kulit Jeruk 2

Terlepas dari berbagai manfaatnya, kulit jeruk tidak dapat dikonsumsi begitu saja. Pastikan kamu membeli jeruk organik, bebas pestisida. Untuk menghindari bahaya pestisida di luar kulit jeruk, maka harus dicuci sampai bersih dengan air mengalir. Tekstur kulitnya yang keras pun membuatnya sulit dicerna.

Kamu bisa membuat jus jeruk beserta kulitnya, rasa pahit dari kulit jeruk menunjukkan hesperidin yang ada di dalamnya. Kalau kamu tidak suka pahit, kulit jeruk bisa disikapi dengan beberapa cara seperti dijadikan salad, smoothie, serta menjadi selai jeruk. Kamu juga bisa menyiasatinya dengan membuat infuse water dari jeruk beserta kulitnya, karena senyawa yang ada di kulit jeruk akan larut di dalam air.

Recommended Articles