28

JUL 19

Tim writer GoodLife

Wagyu Asal Jepang Meluncurkan Daging Rendah Lemak

Good news! Untuk meat lovers yang peduli kesehatan.

Beberapa jenis sapi hitamJepang di prefektur Wakayama, dikenal memiliki serat lemak putih yang khas (marbling), sapi-sapi tersebut kini sedang menjalani diet.

 

Seperti yang dikutip dari KyodoNewsPlus di halaman city-cost.com, sebuah produk baru wagyu rendah lemak telah diluncurkan di daerah setempat dengan harapan dapat menarik minat para pecinta daging, khususnya mereka yang sangat memperhatikan kesehatan (untuk memilih daging dengan kandungan lemak lebih rendah).

Pemerintah daerah telah bekerja sama dengan para peternak sapi lokal dalam pengembangan produksi daging Kishu Waka ini sejak tahun 2015. Daging wagyu rendah lemak ini dihasilkan dari para sapi yang diberi asupan rendah kalori.

 

Mereka berhasil memotong kandungan lemak pada daging kira-kira hingga 10% dan di sisi lain kandungan vitamin juga berhasil mereka tingkatkan. Hasil ini mereka peroleh dengan cara memberikan makanan ecofeed yang dicampur dengan pomace (sejenis minyak zaitun) yang dihasilkan dari residu sisa hasil produksi khas daerah mereka, yaitu sari jeruk dan kecap.

 

Menurut Japan Meat Information Service Center, ada lebih dari 150 produk daging wagyu yang dihasilkan dari jenis sapi hitam Jepang. Sebagian besar peternakan yang memiliki jenis sapi ini terletak di area Kinki dan Chugoku.

 

Daging wagyu dikelompokan ke dalam beberapa tingkatan kualitas -- dari grade 5 hingga grade 1 -- berdasarkan kondisi serat lemak putih atau tingkat kerataan lemak pada daging, tingkat kecerahan warna daging, tekstur dan kepadatan daging, serta kualitas dan tingkat kecerahan warna lemak.

 

Sekitar 90% sapi yang digemukkan di Jepang merupakan jenis sapi hitam.

Daging wagyu yang dipasarkan dengan mengusung nama daerah terkenal di Jepang seperti Kobe Beef dan Matsusaka Beef yang telah dikenal memiliki cita rasa lemak yang khas. Teksturnya yang lembut dan creamy dikatakan dapat memberikan sensasi lumer di dalam mulut.

 

Pada umumnya, daging dengan serat lemak putih lebih banyak dinilai memiliki tingkatan kualitas tertinggi. Namun, akhir-akhir ini popularitas daging rendah lemak kian melonjak, terutama di kalangan konsumen yang sangat memperhatikan kesehatan.

Di tahun 2015, prefektur Ehime mengeluarkan produk daging rendah lemak yang dikenal dengan sebutan Ehime Akane Wagyu. Jika dibandingkan, kini harga daging dengan kandungan lemak banyak dan daging rendah lemak di Jepang tidak terlalu jauh perbedaanya.

 

Seorang peternak di Wakayama mengatakan bahwa dengan tingginya kualitas yang dimiliki daging Kishu Waka, belum tentu bisa membuatnya sukses di pasaran dalam waktu singkat.

“Kishu Waka memiliki tingkatan kualitas dari grade 4 hingga grade 2. Jadi, meskipun mulai dipasarkan sekarang, pasti tidak akan mampu mencapai harga tinggi di pasaran, karena mereka lebih menekankan pada tingkatan kualitas.”

 

Jadi, fokus mereka saat ini adalah membangun brand awareness. Pemerintah lokal mulai memberikan daging Kishu Waka ke sejumlah restoran lokal sejak bulan Februari sebagai masa uji coba. Daging dengan kandungan lemak lebih rendah ini banyak disukai khususnya di restoran yang menyajikan menu panggangan seperti yakiniku.

 

Konsumen dapat mencari restoran mana saja yang menyajikan daging Kishu Waka melalui website resmi pemerintahan lokal setempat.

“Saat ini hanya ada satu peternakan yang menghasilkan daging Kishu Waka, namun kami juga ingin menyediakan pasokan daging yang stabil dengan cara meningkatkan jumlahnya.” kata seorang petugas setempat.

 

Sumber Artikel

Recommended Articles