02

AUG 19

Tim writer GoodLife

Sebelum Lakukan Detoks, Perhatikan Aturan Mainnya

Inget ada aturan mainnya loh ya Sis

Detoks berasal dari kata detoksifikasi, yaitu proses pembuangan toksin atau racun dari dalam tubuh.

Sebenarnya tubuh kita sendiri secara alami bisa melakukan detoksifikasi. Namun karena terlalu sudah terlalu banyak toksin yang menumpuk di dalam tubuh, kita perlu melakukan detoks lewat pola makan yang diatur.

Jadi, diet detoks ini sebenarnya bukan hanya bisa menurunkan berat badan tapi juga membuang racun-racun dalam tubuh.

Saat detoksifikasi, kamu tidak diperkenankan makan makanan padat. Kamu hanya boleh mengonsumsi air, sayuran dan buah-buahan, bisa dalam bentuk utuh atau dijus.

Nah, sebelum memulai program detoks, berikut ini aturan saat menjalankan program detoks.

 

1. Minum Air Hangat + Perasan Lemon di Pagi Hari

Kenapa di pagi hari? Karena saat perut belum terisi makanan apapun, campuran air hangat dan perasan lemon bisa maksimal membantu kerja hati untuk mengeluarkan toksin-toksin dan membantu penurunan berat badan.

 

2. Banyak Minum Air Putih

Agar proses detoksifikasi berjalan optimal, pastikan kamu mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Asupan air putih yang banyak bisa membantu tubuh mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

 

3. Tambahkan Madu

Jika tubuh merasa lemas karena tidak makan makanan padat, kamu bisa mencampurkan sesendok madu ke dalam campuran air putih hangat dan perasan lemon atau dimasukkan ke dalam jus buah dan sayuran.

 

4. Seimbang Jus Sayur dan Jus Buah

Saat detoks, pastikan konsumsi jus sayur dan jus buah seimbang. Tidak ada aturan buah atau sayuran tertentu jadi kamu boleh pilih sayuran dan buah yang memang kamu sukai.

Jus sayur dan buah tanpa tambahan gula sangat tinggi kandungan antioksidan yang memaksimalkan proses pembuangan racun-racun dari dalam tubuh.

 

5. Hindari Kafein dan Alkohol

Selama detoks, kamu disarankan untuk menghindari minuman dengan kandungan kafein seperti kopi dan teh serta minuman bersoda dan beralkohol. 

Kafein akan memberikan efek mual dan pusing serta mengganggu kerja hati yang sedang melakukan proses detoksifikasi.

Sementara alkohol bisa merusak sel-sel hati dan jaringan tubuh.

Recommended Articles