30

APR 20

Tim writer GoodLife

Kapan Kita Harus Diet? Ini Jawaban dari Spesialis Gizi

Artikel ini ditulis oleh Florentina M. Rahardja, Sp.GK – Spesialis Gizi Klinik RS Royal Taruma, Jakarta. 

 

Diet adalah pengaturan pola makan. Kapan kita membutuhkan pengaturan pola makan? Ketika kita ada masalah dengan kesehatan atau pengin menjaga kesehatan. Menjaga kesehatan dalam arti pola makan harus diperhatikan sedini mungkin dan harus dilihat apakah komposisi makanan yang kita konsumsi sudah benar, tinggi kolesterol atau tidak, dan sebagainya.

Dasar untuk memulai pola makan atau diet adalah kesehatan kita saat ini. Makanan yang kita konsumsi menentukan kesehatan kita di masa depan, karena kita setiap hari terpapar oleh makanan-makanan tersebut. Yang penting lagi, jika kita memiliki masalah kesehatan seperti diabetes, hipertensi, gangguan ginjal, dan sebagainya, maka sedini mungkin harus dijaga jangan sampai makin berkembang atau makin parah.

Progresivitas sebuah penyakit akan berjalan terus dan bisa membuat fungsi organ tubuh turun semakin drastis. Ini yang tidak kita harapkan. Yang diharapkan adalah meskipun fungsi organ tubuh turun, tetapi turunnya landai, atau kalau bisa datar terus. Nah, untuk menjaga progresivitas penyakit supaya tidak turun atau bahkan turun drastis, salah satunya dengan menjaga pola makan, selain juga olahraga dan minum obat-obatan yang diberikan dokter.

Diet mana yang harus dipilih, tergantung kondisi tubuh. Misalnya orang yang punya riwayat tinggi asam urat, tentu diet atau pengaturan makannya harus yang rendah purin. Orang dengan diabetes atau diabetisi, pola makannya harus diatur sesuai dengan keadaan tubuhnya. Misalnya tubuhnya tidak bisa makan langsung dalam jumlah banyak karena insulin tidak keluar sebanyak seperti orang normal. Ini yang harus diatur. Begitu juga mereka yang memiliki riwayat hipertensi, ginjal, dan lain sebagainya.

Jika kondisi kesehatan bagus dan tidak ada riwayat penyakit, maka pengaturan pola makan atau dietnya adalah well-balanced diet, seluruh nutrisi tetap harus ada, nggak bisa dikurangi. Beberapa diet yang kini marak, misalnya non-carbo diet, adalah diet yang tidak seimbang jadi tidak disarankan. Kita tidak tahu apakah tubuh akan kekurangan nutrisi tertentu atau tidak. 

Ada juga diet yang memperbanyak asupan nutrisi tertentu tetapi menyingkirkan zat gizi lain. Ini pasti tidak seimbang. Atau diet mengurangi atau bahkan tidak makan protein sama sekali. Ini harus diperhatikan juga karena bisa menyebabkan kerusakan otot-otot tubuh. Tubuh tidak bisa memproduksi protein sendiri, sementara protein dibutuhkan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, dan pada anak-anak, untuk pertumbuhan. 

Yang dianjurkan adalah well-balanced diet, dimana semua komposisi nutrisi tetap ada, hanya jumlah asupannya yang diatur. 

 

Baca juga : Jalani Diet Vegan Ini 8 Pilihan Sumber Probiotik Terbaik Buat Kamu

 

Recommended Articles