20

JUN 20

Tim writer GoodLife

Manfaat dan Efek Samping Wasabi Bagi Kesehatan Tubuh

Berbentuk pasta hijau dengan rasa yang kuat, menjadikan wasabi memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Karena rasanya pula, menjadikan seseorang ada yang menyukai dan ada juga yang membenci. Namun sebetulnya terlepas dari rasa yang demikian, wasabi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Apa sajakah itu? Berikut ini adalah manfaatnya, Goodpeeps.

1.  Memiliki efek antibakteri

Salah satu zat yang sangat berperan pada bagian ini adalah adanya isothiocyanate. Zat tersebut merupakan sebuah senyawa aktif sebagai antibakteri. Antibakteri menjadi sangat penting agar melindungi diri kita dari bahaya keracunan makanan.

Keracunan makanan merupakan suatu kondisi dimana terjadinya infeksi atau iritasi pada sistem pencernaan. Kondisi ini akan terjadi apabila makanan atau minuman yang dikonsumsi mengandung patogen seperti virus, bakteri, dan parasit. Cara terbaik untuk mencegah keracunan makanan adalah dengan menyimpan, memasak, membersihkan, dan menangani makanan dengan benar. Penanganan makanan dapat dilakukan salah satunya dengan menambahkan wasabi.

Ekstrak wasabi telah terbukti memiliki efek antibakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, dua bakteri paling umum yang menyebabkan keracunan makanan. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak wasabi dapat membantu mencegah atau mengurangi risiko penyakit bawaan pada makanan.

 

2.  Meredakan rasa sakit akibat peradangan

Masih berada pada senyawa isothiocyanate, kandungan tersebut dipercaya bisa memulihkan nyeri akibat peradangan atau pembengkakan sendi berdasarkan pernyataan dari salah satu ilmuwan dari University of California di Amerika Serikat.

Disini, senyawa isothiocyanate berhubungan langsung dengan transient receptor potential (TRP). TRP merupakan bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengenali berbagai sensasi, salah satunya penghantar sinyal rasa sakit. Apabila dapat menghentikan aliran sinyal tersebut, rasa sakit akan memudar secara berangsur-angsur.

 

3.  Menekan produksi lemak tubuh

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun tanaman wasabi mengandung senyawa yang dapat menekan pertumbuhan dan pembentukan sel-sel lemak. Penelitian ini kemudian dibuktikan dengan percobaan pada hewan. Hewan yang diberikan perawatan dari ekstrak wasabi, mampu menghambat pertumbuhan dan pembentukan sel-sel lemak dengan mematikan gen yang terlibat. Terlebih lagi, satu penelitian menemukan bahwa ekstrak daun wasabi ini dapat mencegah penambahan berat badan pada hewan percobaan tersebut.

Meski percobaannya masih terbatas pada hewan, tapi manfaat wasabi ini tidak menutup kemungkinan berefek serupa pada tubuh manusia.

 

4.  Menurunkan risiko terkena kanker

Satu studi menemukan bahwa isothiocyanate yang diekstrak dari akar wasabi mampu menghambat pembentukan akrilamida sebesar 90% selama reaksi Maillard, reaksi kimia antara protein dan gula dengan adanya panas.

Akrilamida adalah bahan kimia yang dapat terbentuk di beberapa makanan, terutama kentang goreng, keripik kentang, dan kopi. Intinya terletak pada proses memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng dan memanggang. Beberapa penelitian telah mengaitkan asupan akrilamida di dalam makanan dapat memicu tumbuhnya kanker tertentu, seperti kanker ginjal, endometrium, dan ovarium.

Kandungan dalam wasabi sendiri diketahui mampu membunuh atau menghambat pertumbuhan sel kanker kolorektal, oral, pankreas, dan payudara manusia.

 

5.  Baik untuk kesehatan tulang dan otak

Wasabi memiliki manfaat kesehatan menjanjikan lainnya, yang berkaitan dengan kesehatan tulang dan otak. Senyawa dalam wasabi yang disebut p-hydroxycinnamic acid (HCA), telah disarankan untuk meningkatkan pembentukan tulang dan mengurangi kerusakannya. Temuan ini dilakukan dari penelitian pada hewan. Para peneliti berspekulasi apakah HCA dapat membantu mengobati osteoporosis, penyakit yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Namun, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat ini.

Sedangkan untuk kesehatan otak, senyawa isothiocyanate dapat membantu mencegah atau memperlambat gangguan neurodegeneratif yang didorong oleh peradangan. Gangguan neurodegeneratif merupakan istilah yang dipakai pada kehilangan progresif terhadap struktur atau fungsi sel neuron. Contoh penyakit yang ditimbulkan dari sini yaitu parkinson, penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak dalam mengkoordinasikan gerakan tubuh.

Efek Samping

Seperti kehidupan yang senantiasa memiliki dua sudut pandang, wasabi pun selain memiliki manfaat kesehatan namun tetap terdapat efek sampingnya. Ada 3 efek yang ditimbulkan apabila dikonsumsi berlebih. Berikut adalah penjelasannya untuk Goodpeeps.

 

Terganggunya fungsi hati

Memakan wasabi dalam jumlah banyak akan menghambat proses penyerapannya di dalam tubuh. Oleh karenanya, hal tersebut dapat merusak fungsi normal dari organ hati. Padahal seharusnya, organ hati berperan dalam berbagai aktivitas di dalam tubuh. Mulai dari membuang seluruh racun pada tubuh, memecah lemak jenuh, dan menyimpan glukosa atau gula darah dalam bentuk glikogen.

 

Adanya risiko pendarahan

Pada orang-orang yang memang memiliki gangguan perdarahan, contohnya hemofilia, wasabi bisa meningkatkan kemungkinan mengalami perdarahan tersebut. Bukan hanya itu, hal ini juga dapat membuat seseorang itu mudah mengalami memar.

 

Memperlambat pembekuan darah

Risiko perdarahan yang terjadi, dikarenakan cara kerjanya bisa memperlambat pembekuan darah pada tubuh. Sehingga, sangat tidak dianjurkan memakan wasabi apabila hendak melakukan operasi. Hal tersebut disebabkan berisiko menimbulkan banyak perdarahan selama operasi berlangsung.

Ada catatan juga bagi wanita yang sedang hamil dan ibu menyusui. Mereka disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan yang lebih ahli seperti dokter kandungan, sebelum ingin memakan wasabi ini.

 

Source

Baca Juga: 

7 Fakta Menarik Wasabi yang Tidak Banyak Diketahui

Gak Hanya Untuk Pelengkap Sushi, Wasabi Juga Bisa Untuk Kecantikan

 

Recommended Articles