22

JUL 19

Tim writer GoodLife

Begini Cara Mengatur Keuangan Fresh Graduate Yang Benar

Save money and money will save you.

Lulus kuliah dapat kerja langsung bergaji besar. Belum berkeluarga, tinggal pun masih bersama orang tua. Bagaimana sebaiknya mengelola keuangannya? 

Dapat kerja di perusahaan papan atas, posisi strategis serta gaji besar jadi impian semua fresh graduate alias first jobber pastinya. Tetapi jangan salah, pegang uang banyak juga sulit mengaturnya, lo. Bisa-bisa uang habis duluan sebelum gajian selanjutnya datang.

Financial planner, Tejasari Asad menjelaskan terkadang para fresh graduate memang sangat royal membelanjakan uangnya karena merasa belum banyak kebutuhan. “Misalnya ada fresh graduate bergaji Rp15juta, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting. Justru inilah saat yang tepat untuk mengelola keluangan dengan benar. Agar penghasilan tidak menguap begitu saja.”

Jadi bagaimana cara mengelola keuangan yang benar untuk para fresh graduate bergaji besar?

 

1.   Menabung

Minimal sisahkan uang gaji bulanan 10% untuk menabung. “Jika masih lajang dan belum banyak kebutuhan, jatah menabung bisa ditambah lagi.”

Bagaimana jika kamu termasuk orang yang sulit banget menabung? “Bisa ikut program bank yang memotong langsung sejumlah uang untuk ditabung setiap tanggal tertentu. Atau, nekadkan membeli rumah via KPR. Dengan begitu kamu sama saja dipaksa menabung, kan.”

 

2.   Investasi

Cobalah kelola keuangan dengan melakukan investasi. Yang aman misalnya tabungan emas, deposito, reksadana, obligasi. Sesuaikan dengan profil risiko dan ketersediaan waktu. Bisa juga dengan cara membeli aset seperti properti.

 

3.   Skill Lanjutan

Alokasikan dana untuk pendidikan atau skill lanjutan yang bisa memupuk pengetahuan.

 

4.   Bisnis

Tren sekarang adalah punya bisnis. Jika modal belum terkumpul banyak, bisa join dengan beberapa teman. Kelebihan bisnis bareng teman saat kamu masih bekerja adalah bisa saling membagi waktu.

Agar cash flow bulanan tidak terganggu, manfaatkan bonus untuk melakukan belanja konsumtif. “Misalnya setiap bulan kamu mendapat 2 kali bonus. Nah, dana bonus itulah yang dipakai untuk jalan-jalan, membeli gadget baru dan lain-lain.”

Recommended Articles