Berinteraksi dengan Hewan Jadi Cara Baru Menjaga Wellness, JIPS 2026 Digelar dengan Antusiasme Tinggi

Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan kini tak lagi dipandang sekadar hobi. Bagi banyak orang, aktivitas tersebut telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesehatan mental, mempererat hubungan sosial, hingga menghadirkan kebahagiaan sederhana di tengah rutinitas perkotaan. Nuansa itulah yang terasa sepanjang penyelenggaraan Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026.

Selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, Hall 8 Nusantara International Convention and Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, berubah menjadi ruang interaksi yang mempertemukan ribuan pecinta hewan, komunitas, praktisi, hingga pelaku industri. Lebih dari sekadar pameran, JIPS menghadirkan pengalaman yang mengajak masyarakat menikmati aktivitas wellness melalui kedekatan dengan satwa.

Hari terakhir penyelenggaraan menjadi puncak antusiasme pengunjung. Salah satu sesi yang paling ramai adalah Meet and Greet bersama Dolce, anjing yang dikenal luas melalui konten-konten kreatif di media sosial. Kehadiran Dolce berlanjut dalam sesi How to Become a Petfluencer yang membahas bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan edukasi seputar kesejahteraan hewan sekaligus membangun komunitas yang lebih positif.

Aktivitas bersama hewan piaraan (Foto: Dok. JIPS 2026)

Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara manusia dan hewan kini berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih sehat. Berinteraksi dengan hewan peliharaan dinilai mampu membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, sekaligus menciptakan ruang sosial baru bagi para pemilik hewan.

Pengalaman serupa juga hadir melalui sesi Animal Heroes in Society bersama Direktorat Polisi Satwa (DITPOLSATWA). Pengunjung diajak mengenal lebih dekat kemampuan anjing dalam membantu operasi pencarian, penyelamatan, hingga pengamanan berbagai kegiatan nasional. Tak hanya memberikan hiburan, sesi ini memperluas wawasan masyarakat mengenai peran strategis hewan dalam kehidupan sehari-hari.

Di area lain, Jagat Satwa Nusantara Animal Presentation menghadirkan berbagai satwa seperti Philippine hornbill dan Kookaburra. Penyampaian yang ringan dan interaktif membuat pengunjung dari berbagai usia dapat memahami pentingnya menjaga habitat, kesejahteraan, dan kelestarian satwa.

Polisi Satwa di anjungan JIPS 2026 (Foto: Dok. JIPS 2026)

Selama tiga hari penyelenggaraan, para JIPStar juga menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran mereka menghadirkan pengalaman yang lebih personal melalui berbagai aktivitas edukatif bersama hewan peliharaan. Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa membangun hubungan yang sehat dengan hewan bukan hanya memberikan manfaat bagi satwa, tetapi juga bagi kualitas hidup manusia.

JIPS 2026 menghadirkan lebih dari 120 exhibitor dengan lebih dari 200 jenis, ras, dan spesies hewan, mulai dari anjing, kucing, reptil, burung, serangga, kelinci, ikan hias, sugar glider, hingga berbagai satwa eksotis seperti capybara, rakun, American Pygmy Goat, dan kuda poni. Seluruhnya dikemas melalui berbagai aktivitas edukatif yang mengajak pengunjung belajar secara langsung.

Project Director Jakarta International Pet Show 2026, Adhika Arthapaty, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang berkumpul bagi komunitas pecinta hewan terus meningkat.

“JIPS akan terus kami kembangkan sebagai rumah bagi ekosistem hewan peliharaan Indonesia—tempat edukasi, komunitas, dan pelaku industri bertemu. Yang pengunjung lihat hari ini adalah fondasi dari agenda jangka panjang yang lebih besar,” ujar Adhika.

Salah satu aktivitas yang paling menyita perhatian adalah Ninja Dog Warrior. Program ini menghadirkan Ryan Delon dan Zoe Levana bersama anjing peliharaan mereka, serta aksi Floki dan Dolce yang berhasil menaklukkan berbagai rintangan. Kompetisi tersebut tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperlihatkan pentingnya membangun komunikasi, kepercayaan, dan aktivitas fisik bersama hewan peliharaan.

Sharena Delon mengaku selalu menantikan program tersebut setiap tahun karena menjadi momen berkumpul para pecinta anjing. Senada, Ryan Delon menilai kegiatan seperti ini dapat menginspirasi masyarakat untuk semakin dekat dengan dunia hewan peliharaan.

Suasana interaktif juga terasa di berbagai area lain, seperti Mini Zoo by deHakims, Animalium, Museum of Cats & Exotic Animal, Faunatic Interactive Mini Zoo, hingga layanan Vet Clinic Service yang memberikan edukasi mengenai kesehatan hewan. Sementara itu, kompetisi Morphvolution dan Merpati Hias Competition menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring komunitas dari berbagai daerah.

General Manager PT Mavic Dyandra Internasional, Bunga Swastika Putri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh exhibitor, sponsor, komunitas, media, hingga pengunjung yang telah berkontribusi menyukseskan JIPS 2026.

Menurutnya, JIPS akan terus dikembangkan sebagai platform yang tidak hanya mempertemukan pelaku industri dan komunitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman edukatif yang mampu memperkuat hubungan masyarakat dengan hewan peliharaan.

Melalui berbagai aktivitas interaktif tersebut, JIPS 2026 menunjukkan bahwa konsep wellness kini semakin luas. Tidak hanya identik dengan olahraga atau pola makan sehat, tetapi juga mencakup kualitas hubungan manusia dengan lingkungan, komunitas, dan hewan peliharaan yang mampu menghadirkan rasa nyaman, bahagia, serta keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.