19

DEC 19

Tim writer GoodLife

TukangSayur.co, Pasar Tradisional ‘Pindah’ Ke Gadget

Males ke pasar atau bosan nunggu tukang sayur yang tak tentu lewat depan rumah?

Beberapa masalah ini kerap dirasakan oleh masyarakat, termasuk Chelly Triwibowo. Dari masalah itu, Chelly kemudian melakukan riset ke pasar tradisional dan habit pelanggan.

Chelly kemudian bersama dua orang temannya  meluncurkan aplikasi TukangSayur.co yang bisa menjadi solusi yang berguna untuk penjual dan pembeli sayuran serta aneka kebutuhan rumah tangga lainnya.

(Image: Chelly Triwibowo/Goodlife.id/Romy Palar)

“Pembeli bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan dapur dan rumah tangganya secara lebih lengkap. Kita bisa sediakan ribuan item, kemudian dari sisi harga juga lebih efisien karena kita tidak ada stockist jadi tidak ada waste-nya,” jelas Chelly yang merilis aplikasi ini pada tahun 2016 silam.

Sampai saat ini, sudah bergabung hampir 200 mitra dari berbagai background yang bergabung menyediakan sayuran dan kebutuhan rumah tangga di aplikasi TukangSayur.co ini, mulai dari dosen, guru, mahasiswa, tukang sayur keliling, hingga ibu rumah tangga.

“Akhirnya mengembang mitra kita adalah orang yang mau punya suaha di bidang sayuran, buah, dan kebutuhan rumah tangga,” kata Chelly.

(image : goodlife.id/Romy Palar)

Chelly juga memberi 100% garansi sayuran, buah-buahan, daging, ikan, hingga telur fresh sampai di tangan konsumen. Ia bahkan menjamin pengiriman telur dengan packing anti pecah meski terjatuh.

Menurut Chelly, semua mitra TukangSayur.co memang sudah diberi training mulai dari packaging, digital marketing hingga communication skill untuk menghadapi pelanggan.

Uniknya, di antara aplikasi agribisnis lainnya, TukangSayur.co tidak ‘mengancam’ posisi tukang sayur atau penjual sayur di pasar tradisional dengan memotong rantai distribusi langsung dari petani.

Image: goodlife.id/Romy Palar(image : goodlife.id/Romy Palar)

“Justru aplikasi ini seperti memberi fasilitas pada tukang sayur keliling dan penjual sayur di pasar tradisional untuk menjangkau market yang lebih luas. Kita melestarikan pasar tradisional dan meningkatkan pendapatan mereka. Di TukangSayur.co ini kamu seperti belanja di pasar tradisional karena satu pasar tradisional, semua ada di sini,” kata Chelly.

Sejauh ini, menurut Chelly mitra mengalami kenaikan pendapat yang sangat signifikan. Begitu juga pelanggan yang puas karena hanya mengeluarkan biaya antar yang flat Rp10 ribu.

Ke depannya, TukangSayur.co sudah punya banyak rencana untuk semakin melengkapi fitur di aplikasinya, salah satunya fitur berbagi resep dan memasaknya hingga siap dihidangkan pada pembeli. “Siapapun bisa berbagi resep di sini. Jika ada yang pembeli hingga menjadi masakan matang, si pemberi resep tadi akan mendapat royalty,” kata Chelly.

(image : goodlife.id/Romy Palar)(image : goodlife.id/Romy Palar)

Wah, menarik banget ya… Bisa jadi peluang bisnis nih buat kamu yang usaha kecil-kecilan dan solusi bagi yang males ke pasar tradisional tapi doyan masak.

Yuk download aplikasi tukangsayur.co sekarang.

E-COMMERCE PASAR TRADISIONAL PASAR TRADISIONAL ONLINE

Recommended Articles