13

JAN 20

Tim writer GoodLife

Yuk, Ketahui Manfaat Intermittent Fasting!

Ingin berat badan turun, tapi bingung mau mencoba metode diet yang mana. Mungkin kamu tertarik mencoba intermittent fasting alias ‘diet puasa’ yang ternyata punya banyak manfaat dan efektif memangkas berat badan.

Intermittent fasting disebut sebagai ‘diet puasa’ karena lebih mengarah pada pengaturan pola makan dengan cara berpuasa selama beberapa waktu.

Enaknya selama menjalani diet ini tidak ada aturan makanan apa yang harus dihindari atau dikonsumsi, bahkan pada rentang waktu puasa kita tetap diperbolehkan minum air putih. Jam untuk memulai diet pun bisa ditentukan sendiri.

Dikutip dari healthline, ada tiga metode menjalankan intermittent fasting:

 

  • The 16/8 method

Metode ini mengatur 16 jam puasa dan 8 jam waktu makan. Misalnya mulai makan jam 12 siang, maka waktu makan berakhir pada jam 8 malam. Setelah itu dilanjutkan berpuasa selama 16 jam ke depan. 

 

  • Eat-Stop-Eat

Metode ini mengatur kamu berpuasa 24 jam dalam beberapa hari per minggu. Misalnya selesai makan terakhir jam 8 malam, dilanjutkan berpuasa hingga jam 8 malam hari berikutnya. 

 

  • The 5:2 Diet

Metode ini dilakukan dengan cara mengurangi 25% konsumsi kalori per hari, yaitu sekitar 500 kalori atau setara satu kali porsi makan. Lakukan metode ini hanya dua hari per minggu.

Selain mengontrol berat badan, diet ini juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Apa saja, sih?

1.  Normalkan Tekanan Darah

Membantu tubuh mengendalikan tekanan darah dan memperbaiki metabolisme tubuh.

2.  Perbaikan Sel Tubuh

Menurut ahli dari Salk Institute, California, intermittent fasting membantu tubuh melakukan peremajaan dan perbaikan pada sel-selnya.

3.  Menurunkan Berat Badan

Dengan melakukan intermittent fasting, kita mau nggak mau memangkas kalori yang masuk ke tubuh. Meski tidak ada larangan makanan dan minuman apapun, sebaiknya pilih makanan sehat, batasi yang berlemak dan gorengan, terutama buat kamu yang punya goal menurunkan berat badan. 

Jika konsisten dilakukan, intermittent fasting bisa memberikan hasil setelah dua minggu, lho!

4.  Turunkan Kadar Gula Darah

Ternyata ‘diet puasa’ bisa menurunkan kadar gula darah hingga 6% dan menurunkan kadar insulin puasa hingga 31%. Ini bisa menghindari kamu dari risiko diabetes tipe 2.

5.  Anti-inflamasi

Mengurangi gejala peradangan pada tubuh, termasuk risiko penyakit-penyakit kronis, misalnya memperkecil risiko berkembangnya sel tumor atau kanker.

6.  Menjaga Kesehatan Kardio

Intermitent fasting menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), trigliserida darah, gula darah, inflamasi serta resistensi insulin yang menjadi faktor risiko penyakit jantung. 

7.  Melindungi Kesehatan Otak

Buat kamu yang cepat lupa atau kurang konsentrasi, diet ini ternyata memicu hormon brain derived neurotropic factor yang membantu pertumbuhan sel-sel saraf baru. 

8.  Memperpanjang Usia

Setidaknya studi pada hewan menemukan intermittent fasting bisa meningkatkan kesempatan hidup hingga 80%

Kelihatannya menarik dicoba, Goodpeeps. Atau masih nggak yakin kuat berpuasa? Mungkin kamu bisa mencoba dari metode yang paling ringan dahulu. Saat sudah terbiasa, metode intermittent fasting ini justru bisa membentuk pola makan teratur dan sehat. 

Recommended Articles