22

MAY 20

Tim writer GoodLife

10 Manfaat Chia Seed, Bisa Mencegah Diabetes

Siapa yang gak kenal dengan chia seed? Ya, ini adalah salah satu bahan makanan wajib buat yang sedang menjalankan pola hidup sehat.

Chia seed merupakan jenis biji-bijian dari tanaman salvia hispanica, dan masih satu family dengan tanaman mint. Mereka tergabung dalam satu keluarga Lamiaceace yang juga menjadi keluarga dari oregano, thyme, basil, sage, dan aneka daun herba lain yang tak kalah bermanfaat.

Biji-bijian yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan ini telah dimanfaatkan sebagai makanan suku aztec Kuno. Kata chia pun berasal dari suku maya yang artinya kekuatan. Tanaman chia kini banyak dibudidayakan di dunia dan sudah tidak terbatas di Amerika saja.

Di Indonesia sendiri walaupun masih mengimpor dan belum mengonsumsi chia seed sebanyak daerah asal, kamu bisa menemukan biji-bijian ini di supermarket atau toko khusus yang menjual bahan makanan sehat.

chia seed

Chia seeds dapat dikonsumsi langsung atau bisa sebagai campuran sereal, yogurt, bubur beras ataupun sayuran. Untuk kamu yang vegetarian dan alergi telur, chia seed dapat digunakan sebagai pengganti telur pada saat membuat adonan kue. Chia seed pun juga dikenal sebagai salah satu bahan campuran yang ada di dalam semangkuk Peach Gum Healthy Dessert , sebuah dessert yang kini tengah naik daun.

 

Kandungan nutrisi yang ada pada chia seed

Chia seed memiliki hampir semua kandungan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh seperti serat, asam lemak omega-3, protein, antioksidan, vitamin dan mineral.  

Studi menemukan kandungan asam lemak omega-3 seperti ALA yang terkandung dalam chia seed bertindak sebagai anti-inflamasi yang membantu mengurangi tekanan darah, stroke, resiko kanker payudara, penyakit arteri koroner, prostat dan usus besar. Karena banyaknya kandungan nutrisi pada chia seed, biji-bijan ini bisa disebut sebagai superfood. Nah, berikut manfaat dari chia seed:

1. Meningkatkan energi dan metabolisme

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh University of New Hampshire menyatakan bahwa chia seed dapat meningkatkan metabolisme tubuh karena di dalamnya mengandung vitamin B, magnesium, seng dan besi yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Menjaga kesehatan tulang

Biji chia mengandung beberapa nutrisi penting yang terkait dengan kesehatan tulang termasuk kalsium, fosfor, mangan dan magnesium. Dengan mengonsumsi mineral-mineral tersebut di samping dengan berolahraga secara teratur dapat melindungi kepadatan tulang kita. Kalsium yang ada di chia seed ini juga menjadikan sumber mineral penting baik bagi mereka yang menghindari minum susu.

3. Menurunkan berat badan

menurunkan berat badan

Sebenarnya memang gak ada satu makanan pun yang dapat membantu menurunkan atau menaikkan berat badan dengan begitu saja. Semua tergantung pada kebiasaan dan gaya hidup kamu sehari-hari. Namun kenapa chia seed dapat membantu menurunkan berat badan? Karena chia seed mempunyai serat yang sangat banyak. Kamu dapat mengonsumsi chia seed sebesar 25-38 gram sehari, sudah membantu kamu mengurangi berat badan.

Chia seed berada di peringkat paling atas di antara makanan protein nabati teratas,oleh sebab itu protein chia seed sangat baik dikonsumsi untuk meraka yang mencoba memakai otot tanpa lemak, mengelola rasa lapar serta nafsu makan, 

4. Dapat menurunkan risiko jantung

Karena chia seed  banyak mengandung omega-3, serat dan protein maka biji chia juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa chia seed secara signifikan mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi yang merupakan faktor risiko kuat untuk penyakit jantung. 

Jadi secara keseluruhan ada kemungkinan bahwa chia seed  dapat bermanfaat pada kesehatan jantung, namun tentu saja hal harus dibarengi dengan pola hidup sehat dan memakan makanan yang bergizi secara teratur.

5. Membantu mencegah sembelit

Karena chia seed banyak mengandung serat tidak larut, maka biji-bijian ini dapat digunakan sebagai pencahar alami dan dan obat sembelit juga. 

Chia seed akan berubah menjadi jelly jika bersentuhan dengan air, maka inilah yang akan membantu kelancaran buang air besar.

6. Membantu mencegah diabetes dan mengatur gula darah

diabetes

Lapisan chia seed yang dapat berubah seperti jelly ketika terkena air dapat mencegah kenaikan kadar gula darah. Maka dari itu, kemampuan chia seed dapat dikaitkan dengan cara mencegah diabetes.

Selain itu, alasan yang lain mengapa chia seed baik untuk penderita diabetes adalah adanya kandungan asam lemak omega-3 yang diketahui sangat penting untuk pengobatan penyakit diabetes.

7. Dapat menurunkan kolesterol

The Academy of Nutrition and Dietetics menyatakan bahwa dengan menambahkan chia seed ke dalam semangkuk makanan dapat membantu menjaga kadar kolesterol.

Karena asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam chia seed sangat banyak, maka dapat membantu menurunkan kolesterol darah dan mencegah penyakit jantung koroner.

Selain itu, lemak monounsaturated (lemak tak jenuh tunggal) dalam  chia seed juga terbukti membantu turunkan kolesterol.

8. Memperbaiki kualitas tidur

Chia seed tinggi akan triptofan yang tentunya dapat membantu tidur dan relaksasi dengan lebih baik. Karena Ada dua hormon yang penting untuk tidur, yaitu serotonin dan melatonin kedua hormon itu diproduksi oleh triptofan asam amino dalam tubuh.

9. Dapat meningkatkan mood

mood

Kalau kamu sedang galau, kamu bisa rasakan khasiat dari chia seed ini. Gak salah kalau biji-bijian kecil ini dianggap sebagai salah satu superfood karena chia seed ini akan memperbaiki mood kamu jika kamu mengkonsumsinya secara rutin.

Sesuai dengan penelitian Pittsburgh, asam lemak omega-3 dipercaya meningkatkan mood dan perilaku sehingga bisa jadi dengan mengonsumsi chia seed akan membantu meningkatkan mood dan menghilangkan kegalauan kamu.

10. Mengurangi peradangan kronis

Kalau kamu melakukan pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, pola makan buruk, dan jarang berolahraga, maka dapat meningkatkan risiko peradangan kronis.

Peradangan kronis dapat meningkatkan resiko untuk terkena kanker dan penyakit kronis lainnya. Peradangan kronis pun sering tidak memiliki tanda-tanda tidak terlihat, namun dapat dinilai dengan penanda peradangan dalam darah kamu.

 

Baca juga : Peach Gum Healthy Dessert Kenapa Dibilang Sehat

Recommended Articles