COTTONINK Archipelago memperkenalkan koleksi terbarunya bertajuk Cita Senada melalui sebuah trunk show bertema “Pasar Sukaria”.
Digelar di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta, acara ini menjadi ruang bagi COTTONINK untuk menghadirkan kembali kekayaan tekstil Nusantara dalam interpretasi yang lebih modern dan dekat dengan generasi masa kini.
Sebagai lini khusus dari COTTONINK yang berfokus pada busana kasual bernuansa wastra Indonesia, Archipelago kali ini mengeksplorasi motif wajik yang banyak ditemukan pada tenun Jepara. Motif tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai detail embroidery dan weaving yang menjadi ciri khas koleksi-koleksi Archipelago.
Menariknya, koleksi Cita Senada juga menjadi semacam perjalanan nostalgia bagi brand tersebut. Koleksi ini membawa kembali semangat awal saat COTTONINK Archipelago pertama kali lahir, yakni dari ketertarikan terhadap keindahan tenun dan ikat Nusantara.
Tak hanya menampilkan koleksi terbaru, trunk show “Pasar Sukaria” juga dirancang sebagai pengalaman yang merayakan budaya Indonesia secara menyeluruh. Melalui berbagai instalasi dan elemen interaktif, pengunjung diajak merasakan suasana pasar tradisional dalam kemasan yang lebih kontemporer.
Nuansa pasar semakin terasa lewat pertunjukan tari dari Omah Wulangreh, aneka kudapan dan jajanan pasar, hingga berbagai aktivitas yang menonjolkan kehangatan serta kebersamaan yang selama ini identik dengan pasar tradisional Indonesia.

CEO sekaligus Creative Director COTTONINK, Carline Darjanto, mengatakan bahwa koleksi ini memiliki makna personal karena mengingatkan kembali pada awal perjalanan Archipelago. Menurutnya, setelah lebih dari satu dekade, lini tersebut tetap konsisten menghadirkan interpretasi baru terhadap warisan tekstil Indonesia.
Sementara itu, Brand and Marketing Director COTTONINK, Ria Sarwono, menjelaskan bahwa tema “Pasar Sukaria” dipilih karena mencerminkan karakter koleksi Archipelago yang sarat cerita dan dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui konsep ini, COTTONINK juga ingin menunjukkan bahwa tradisi dapat terus hidup dan berkembang dalam konteks yang modern.
Koleksi Cita Senada terdiri dari 83 desain untuk perempuan, laki-laki, dan anak-anak. Beragam pilihan busana mulai dari kebaya, kain lilit, kemeja, hingga outerwear dihadirkan untuk menjawab kebutuhan berpakaian sehari-hari tanpa meninggalkan sentuhan budaya Indonesia.
Koleksi tersebut kini sudah tersedia melalui situs resmi COTTONINK serta berbagai gerai COTTONINK di Indonesia.


