Gak Harus Pakai Gula, Kurma Juga Bisa Dijadikan Pemanis

kurma pemanis

Banyak orang menghindari gula karena khawatir akan risiko kelebihan kadar gula yang punya dampak buruk buat kesehatan. Tapi, menghindari gula bukan berarti sama sekali tak bisa merasakan makanan yang manis. Sahabat Goodlife punya banyak pilihan pemanis yang lebih sehat, salah satunya adalah kurma.

Kurma selain punya rasa manis, juga diketahui punya banyak manfaat buat kesehatan tubuh berkat kandungan gizinya yang bagus. Nah, bagi penderita diabetes, manisnya kurma juga diketahui cukup aman untuk dikonsumsi.

Rasa Manis Pengganti Gula

Salah satu alasan kenapa kurma sering dijadikan makanan pembatal puasa adalah karena rasa manisnya yang berasal dari glukosa dan fruktosa yang bisa meningkatkan kadar gula darah dan membuat badan menjadi kembali bugar setelah seharian berpuasa.

Sementara itu gula juga merupakan salah satu bahan utama yang kita butuhkan sehari-hari. Namun seperti yang Sahabat Goodlife ketahui, gula yang dikonsumsi terlalu banyak akan memiliki dampak buruk bagi tubuh, yaitu risiko terkena diabetes.

Jadi tak ada salahnya untuk mulai mempertimbangkan kurma sebagai pemanis pengganti gula. Kurma sebagai pengganti gula sudah banyak diterapkan pada beberapa menu olahan, dari makanan hingga minuman. Contohnya adalah pasta kurma yang bisa digunakan untuk pemanis kudapan seperti kue dan sirup kurma untuk dijadikan minuman segar, terutama saat berbuka puasa.

Meskipun sama-sama memiliki rasa manis, namun kurma punya indeks glikemik yang rendah dan cukup aman untuk dikonsumsi mereka yang menderita diabetes.

Kurma juga punya banyak jenis dengan berbagai tekstur, seperti dagingnya yang lebih tebal dan keras atau lebih lembut. Salah satu yang populer adalah kurma medjool yang terkenal dengan dagingnya yang lebih lembut. Nah, karena konturnya inilah kurma medjool cukup sering dijadikan pemanis, seperti selai untuk roti dan pelapis kue dan dioleskan ke biskuit.

Namun perlu Sahabat Goodlife perhatikan juga karena saat ini cukup banyak kurma yang sudah direndam dalam air gula terlebih dahulu agar rasanya lebih manis. Jadi, pastikan untuk memilih kurma yang manisnya alami, bukan karena rendaman gula.

Beberapa tips untuk mengetahui apakah kurma sudah direndam air gula atau tidak adalah sebagai berikut:

  • Rasa bagian luar yang manis

Rasa manis dari kurma seharusnya ada di dalam buahnya, bukan di bagian permukaan. Penambahan gula dengan merendam kurma dalam air gula biasanya akan menimbulkan rasa manis di bagian permukaan kurma.

  • Tekstur yang lembek

Salah satu proses merendam kurma dalam air gula adalah dengan memanaskannya agar gula juga meresap ke dalam buah. Suhu yang panas ini biasanya akan menyebabkan tekstur kurma menjadi sangat lembek.

kurma pemanis
(Foto: Pexels)

Manfaat Konsumsi Kurma

Sebelum tahu manfaatnya, yuk, kita simak dulu kandungan gizi yang dimiliki kurma. Dalam takaran 100 gram, buah kurma diketahui mengandung:

  • 281 kkal energi
  • 0.4 gram lemak
  • 2 miligram natrium
  • 656 miligram kalium
  • 75 gram karbohidrat
  • 2.5 gram protein
  • 10 IU vitamin A
  • 0.4 miligram vitamin C
  • 39 miligram kalsium
  • 1 miligram zat besi

Dengan ukurannya yang kecil dan bentuknya yang sederhana, kurma juga mudah dibawa kemana-mana dan bisa dijadikan bekal dalam perjalanan. Nah, selain simple untuk dibawa ke mana-mana, mengkonsumsi kurma juga banyak mengandung manfaat, seperti:

Melancarkan pencernaan

Dengan kandungan seratnya, kurma bermanfaat untuk mencegah terjadinya konstipasi (kesulitan buang air besar) sekaligus membuat usus besar menjadi lebih teratur kerjanya terutama dalam proses pembentukan feses.

Menghindari peradangan

Kurma juga diketahui mengandung polifenol yang bisa menghasilkan antioksidan. Antioksidan ini sangat dibutuhkan untuk membuat tubuh menjadi lebih terlindungi dari segala jenis peradangan.

Mencegah anemia

Kandungan zat besi dalam kurma berguna untuk meningkatkan produksi sel darah merah dan menjauhkan kita dari risiko anemia atau kekurangan sel darah merah.

Melawan radikal bebas

Kurma mengandung antioksidan yang ampuh mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan ini juga berfungsi untuk melindungi sel dan jaringan tubuh dari peradangan kronis yang bisa memicu timbulnya berbagai macam penyakit.

Yuk, makan lebih sehat dengan mulai menggantikan gula menggunakan buah kurma.