Lebih dari Sekadar Kontes Kecantikan, The Beauty Pawgeant Rayakan Kisah dan Keunikan Anjing

Memiliki hewan peliharaan bukan sekadar tentang merawat dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Lebih dari itu, hubungan antara manusia dan hewan peliharaan juga menghadirkan ikatan emosional yang dapat memberikan kebahagiaan, rasa nyaman, hingga mendukung kesejahteraan mental pemiliknya.

Semangat inilah yang dihadirkan melalui The Beauty Pawgeant, sebuah kompetisi anjing inklusif yang mengajak masyarakat melihat keindahan hewan peliharaan dari perspektif berbeda. Tidak berpatokan pada ras, penampilan fisik, ataupun standar kecantikan konvensional, kompetisi ini merayakan keunikan setiap anjing, termasuk mereka yang memiliki disabilitas, berusia senior, maupun berasal dari komunitas rescue.

Mengusung tema Every Dog Is Uniquely Beautiful, The Beauty Pawgeant telah menyelesaikan rangkaian acara selama tiga hari pada 16–18 Oktober 2026 di BEACHWALK Shopping Center, Bali.

Acara yang diinisiasi oleh The Pawhigh ini diselenggarakan bersama BEACHWALK Shopping Center, Barkyard, dan Mo & Haku. Kegiatan tersebut juga melibatkan Little Steps Matter sebagai Mitra Resmi Kesejahteraan Hewan dan Anom Vet sebagai Mitra Resmi Kedokteran Hewan.

Selama penyelenggaraan, tercatat sebanyak 54 anjing terdaftar dengan 33 di antaranya mengikuti kompetisi. Acara ini juga menarik sekitar 150 pengunjung dan menghadirkan 20 booth dari berbagai brand yang bergerak di bidang perawatan hewan, gaya hidup, serta makanan dan minuman.

Sponsored Links

Merayakan Keunikan, Bukan Sekadar Penampilan

Berbeda dari kontes kecantikan anjing pada umumnya, The Beauty Pawgeant memberikan ruang bagi setiap anjing untuk menunjukkan karakter dan kisah hidupnya.

The Beauty Pawgeant (Foto: Supplied)

Ada tiga kategori utama yang dipertandingkan. Pertama, The Transfurrmation, yang menyoroti perjalanan perubahan dan ketangguhan anjing. Kedua, The Vibe, yang merayakan kepribadian dan karakter unik setiap peserta. Ketiga, The Look, yang mengapresiasi keunikan penampilan fisik tanpa terpaku pada standar tertentu.

Selain itu, terdapat kategori Wildcard yang memberikan kesempatan kepada 11 Grand Finalis untuk mendapatkan dukungan publik melalui voting di Instagram Stories penyelenggara.

Berbagai aktivitas interaktif juga melengkapi acara, mulai dari Sit & Stay Challenge yang melibatkan anjing dan pemiliknya hingga Musical Sit. Pengunjung juga berkesempatan mengikuti diskusi edukatif bersama Little Steps Matter mengenai kesejahteraan hewan, perawatan yang bertanggung jawab, serta pentingnya sterilisasi.

Kisah Fiat, Anjing Rescue yang Jadi Best in Show

Salah satu cerita yang paling mencuri perhatian datang dari Fiat, anjing berkaki tiga milik Stephanie Leman, yang berhasil meraih penghargaan Best in Show.

Fiat merupakan anjing rescue yang diselamatkan saat pandemi COVID-19. Perjalanannya dari seekor anjing yang penakut hingga tumbuh menjadi anggota keluarga yang penuh kasih dan setia menjadi gambaran bahwa keterbatasan fisik tidak mengurangi nilai dan kualitas seekor hewan.

Sementara itu, Alfie, milik Mia Siswaningrum, meraih First Runner Up dalam kategori Best One Eye. Penghargaan Second Runner Up untuk kategori Best Glow Up Story diberikan kepada Boni, milik Andri Gani Wijaya.

Adapun gelar Wildcard diraih Lumi Yoona, milik Nanda Yuliana, yang mendapatkan pengakuan dalam kategori Best Healer Paw.

Bagi penyelenggara, kisah-kisah tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anjing memiliki perjalanan hidup dan keistimewaan masing-masing yang layak mendapatkan apresiasi.

“Kami menciptakan The Beauty Pawgeant karena kami percaya setiap anjing punya sesuatu yang layak dirayakan, meskipun mereka tidak sesuai dengan standar kecantikan pada umumnya. Selama tiga hari ini, kami berkesempatan bertemu anjing-anjing dengan kepribadian, penampilan, dan kisah hidup yang berbeda-beda, dan melihat betapa berartinya mereka bagi keluarga mereka,” ujar Ditta Tri, Founder The Pawhigh sekaligus inisiator The Beauty Pawgeant.

Ia menambahkan, kompetisi ini bukan semata-mata tentang mencari anjing paling cantik, melainkan memberikan ruang bagi setiap anjing untuk dilihat, dihargai, dan dirayakan apa adanya.

Wellness Juga Berarti Peduli pada Kesejahteraan Hewan

Dalam perspektif wellness, kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik dan mental manusia. Hubungan yang sehat dengan hewan peliharaan, termasuk memberikan perhatian, perawatan, dan lingkungan yang layak, juga menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih peduli terhadap kesejahteraan makhluk hidup.

The Beauty Pawgeant mencoba menerjemahkan semangat tersebut melalui aksi nyata. Seluruh keuntungan yang diperoleh dari penyelenggaraan acara ini, atau 100 persen keuntungan, akan disalurkan untuk mendukung program sterilisasi bersama Little Steps Matter.

Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengendalian populasi hewan liar sekaligus meningkatkan kesejahteraan hewan dalam jangka panjang.

Foto: Supplied

Di sisi lain, Anom Vet turut berperan sebagai Mitra Resmi Kedokteran Hewan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan hewan selama rangkaian acara berlangsung.

Inisiatif ini juga sejalan dengan filosofi The Pawhigh, concept store gaya hidup hewan peliharaan premium yang berdiri di Bali sejak 2019. Melalui kolaborasi bersama Barkyard dan Mo & Haku, The Pawhigh ingin memperkuat pandangan bahwa hewan peliharaan bukan sekadar bagian dari kehidupan manusia, melainkan anggota keluarga yang perlu dicintai dan dirawat sepanjang hidupnya.

Pada akhirnya, The Beauty Pawgeant membawa pesan yang lebih luas dari sekadar kompetisi. Bahwa kecantikan tidak selalu harus memenuhi standar tertentu, dan setiap makhluk hidup memiliki nilai yang tidak ditentukan oleh penampilan fisiknya.

Sebab, merawat hewan peliharaan juga berarti belajar tentang empati, penerimaan, dan tanggung jawab. Sebuah pengingat bahwa kesejahteraan dimulai dari cara kita memperlakukan makhluk hidup di sekitar kita.

Informasi lebih lanjut mengenai The Beauty Pawgeant dapat diakses melalui situs thebeautypawgeant.id atau akun Instagram @thebeautypawgeant.