Teknik Sederhana Sepak Bola yang Bisa Diajarkan ke Anak

olahraga

Sepak bola diakui sebagai olahraga yang paling populer di dunia. Diminati oleh berbagai kalangan, para pemain sepak bola dunia bahkan sudah mulai belajar main sepak bola sejak usia sangat dini.

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga dengan berbagai macam liga nasional maupun internasional yang diminati oleh banyak orang dari berbagai macam kalangan, termasuk anak-anak.

Bila si kecil memiliki ketertarikan terhadap sepak bola yang juga memiliki segudang manfaat, seperti menyehatkan tubuh, melatih teamwork serta kedisiplinan; beberapa tips dan latihan ini bisa mulai diajarkan kepada si kecil.

Aktivitas Latihan yang Bisa Diajarkan ke Anak

Mengenalkan latihan fisik

Ketahanan dan kekuatan fisik merupakan hal yang dibutuhkan dalam bermain sepak bola. Kamu bisa mengajak si kecil untuk melatih fisiknya dengan melakukan lari keliling lapangan/kompleks, naik-turun tangga, squat jump, sit up, push up, dan lain-lain. Latihan fisik yang tepat dapat meningkatkan kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuhnya.

Mengajarkan teknik dasar

Terdapat beberapa teknik dasar yang bisa diajarkan kepada si kecil untuk memulai latihan sepak bolanya, yaitu menggiring bola (dribbling), menendang bola (shooting), mengoper bola (passing), menghentikan bola, menyundul bola (heading), merebut bola (intercepting), dan menangkap bola (goalkeeping).

Bila si kecil sudah memahami teknik-teknik dasar tersebut, maka selanjutnya kamu bisa mengenalkan posisi pemain dalam sepak bola seperti back, striker, wing, dan keeper.

Mengajarkan teknik dasar pada anak (Foto: Pexels)

Melakukan latihan rutin

Pengulangan dan latihan rutin merupakan kunci agar kemampuan seseorang tetap terasah dan tidak termakan waktu, termasuk bagi si kecil dalam bermain sepak bola. Pengulangan juga membantu mereka untuk meningkatkan kemampuan sepak bolanya.

Namun, perlu diperhatikan agar latihan yang bersifat repetitif ini tidak membosankan dan malah membuat si kecil malas berlatih. Latihan dapat dibuat dengan beberapa menu variasi agar tidak membosankan.

Mengadakan pertandingan kecil

Adakan pertandingan kecil bagi si kecil dan teman-temannya dan siapkan hadiah untuk pemenangnya agar mereka lebih bersemangat dan dapat melatih ketahanan mental, rasa kooperatif, dan rivalry yang sehat. Selain itu, kamu bisa merekam jalannya pertandingan dan menunjukkan cuplikan tersebut kepada seluruh tim anak-anak sehingga bisa dievaluasi.

Tips Kenalkan Sepak Bola ke Anak

Perbanyak praktik, kurangi teori

Anak-anak cenderung memiliki tingkat fokus yang rendah bila hanya diberikan pelatihan secara teoritis dengan terlalu banyak arahan tanpa langsung adanya praktik. Oleh karena itu, berikan pelatihan dengan praktik yang lebih banyak daripada arahan semata. Arahan dan pembetulan bisa diberikan ketika anak-anak sedang mempraktikan hal yang sedang diajarkan.

Latihan berdasarkan skill

Dalam sepak bola, terdapat beberapa posisi penting untuk mendukung terjadinya suatu gol dan mempertahankan tim dari serangan lawan. Beberapa peran tersebut di antaranya yaitu kiper, back, striker, dan winger. Cermatilah potensi si kecil dan arahkan ia dengan latihan yang tepat untuk memaksimalkan talentanya. Contohnya, bila si kecil memiliki kemampuan dribbling yang bagus, ia bisa diarahkan untuk menjadi winger yang baik.

Menggabungkan aktivitas

Walaupun ingin memaksimalkan potensi si kecil dalam satu kemampuan tertentu, namun latihan yang selalu sama dan berulang-ulang dapat membuatnya merasa bosan dan tidak termotivasi. Jadi, penting untuk menggabungkan beberapa aktivitas dalam sesi latihan si kecil. Contohnya yaitu dalam 1 minggu kamu bisa mengajak si kecil berlatih dribbling dan passing, lalu  di 1 minggu berikutnya kamu bisa mengganti ke latihan shooting dan tackling.

Menggabungkan aktivitas agar tidak membosankan (Foto: Pexels)

Diselingi dengan mini games

Supaya sesi latihan dan permainan tidak selalu berkesan serius dan membosankan, kamu bisa mengajak si kecil bermain mini games yang masih berkaitan dengan sepak bola. Contohnya yaitu melakukan tendangan penalti ke gawang, namun dengan mata mereka ditutup dengan kain. Permainan seru lainnya juga bisa diselipkan ke dalam sesi latihan.

Merayakan kemenangan

Dalam suatu permainan kompetitif, tentu akan ada masa di mana seseorang dapat memenangkan maupun kalah dalam suatu pertandingan. Bila si kecil tidak mampu mencetak gol sama sekali ataupun mengalami kekalahan pada timnya, kamu harus selalu bisa untuk memberinya dukungan.

Nah, bila si kecil dapat mencetak gol dan timnya juga mengalami kemenangan, rayakanlah kemenangan tersebut dengan suatu aktivitas yang bersifat rewarding seperti makan bersama di tempat spesial ataupun memberinya hadiah.

Itulah aktivitas dan tips sederhana yang bisa kamu terapkan untuk melatih si kecil dalam bermain bola dan meningkatkan semangat serta minatnya.