Menikmati makanan bukan selalu soal mengisi perut. Di tengah rutinitas kota yang serba cepat, pengalaman kulineran juga bisa menjadi jeda, kesempatan untuk bersosialisasi, mencoba sesuatu yang baru, sekaligus memberi ruang bagi diri sendiri untuk menikmati momen.
Konsep inilah yang coba dihadirkan Archipelago Hotels melalui Archipelago Japanese Street Food Festival – “60 Seconds to Tokyo”. Setelah mendapat sambutan di Bandung, festival kuliner Jepang ini hadir di fave hotel Sidoarjo pada Rabu (12/8/2026).
Tidak hanya menawarkan makanan khas Jepang, festival tersebut memadukan kuliner, hiburan, dan budaya pop Jepang dalam satu pengalaman. Bagi masyarakat Sidoarjo, Surabaya, dan sekitarnya, atmosfer Tokyo dihadirkan tanpa perlu terbang ke Jepang.

Bukan Sekadar Makan, tapi Menciptakan Pengalaman
Salah satu daya tarik festival ini adalah konsep live cooking. Pengunjung dapat melihat langsung para chef menyiapkan berbagai hidangan yang terinspirasi dari street food Tokyo. Kecepatan menjadi bagian dari konsep “60 Seconds to Tokyo”. Namun, di balik proses memasak yang cepat, ada presisi dan perhatian terhadap bahan yang digunakan.
Pengalaman semacam ini membuat aktivitas makan terasa berbeda. Pengunjung tidak hanya mendapatkan makanan yang sudah tersaji di meja, tetapi juga bisa melihat proses di baliknya.
Di tengah gaya hidup yang sering membuat orang terbiasa melakukan banyak hal sekaligus, pengalaman makan yang membuat seseorang benar-benar hadir pada satu momen bisa menjadi bentuk wellbeing yang sederhana.

Ketika Japanese Pop Culture Ikut Menghidupkan Suasana
Festival ini juga tidak berhenti pada urusan kuliner. Pengunjung diajak masuk lebih jauh ke dalam atmosfer budaya Jepang.
Acara dibuka dengan pertunjukan tari Yosakoi. Ada pula aktivitas shodō, yakni seni kaligrafi Jepang, yang memungkinkan pengunjung mendapatkan tulisan nama dalam aksara Jepang secara gratis dari Shodō artist.
Bagi pencinta anime, manga, dan video game, tersedia pula cosplay competition hasil kolaborasi dengan komunitas Japan Matsuri. Permainan bertema Japanese Pop Culture dan kuis interaktif turut menjadi bagian dari rangkaian acara.
Suasana kemudian semakin meriah dengan penampilan DJ yang menggabungkan nuansa musik festival Jepang dengan lagu-lagu pop Indonesia. Pada titik ini, festival kuliner berubah menjadi ruang sosial. Orang datang bukan hanya untuk makan, tapi juga untuk bermain, bertemu komunitas, menikmati pertunjukan, dan menemukan pengalaman baru.

Dari Takoyaki hingga Matcha
Untuk menghadirkan cita rasa yang terinspirasi dari Tokyo, para chef Archipelago Hotels menyiapkan sejumlah menu khusus.
Untuk makanan utama, pilihannya antara lain Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Chicken Yakitori, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, Hambagu, Prawn Tempura Nori Taco, Takoyaki, Wagyu Burger, Yakimeshi Fried Rice, dan Menchi Katsu.
Sementara untuk minuman tersedia Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, Sakura Sunset, serta Hojicha Latte.
Pengalaman kuliner kemudian ditutup dengan pilihan dessert seperti Kuromitsu Matcha Puff dan Japanese Cotton Cheese.
Dengan pilihan yang cukup beragam, pengunjung bisa menjadikan pengalaman tersebut sebagai kesempatan untuk mencoba makanan yang mungkin belum biasa masuk dalam menu sehari-hari.
Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi festival bukan tanpa alasan. Kawasan ini dinilai memiliki komunitas kreatif yang berkembang sekaligus minat yang tinggi terhadap budaya populer Jepang. fave hotel Sidoarjo menjadi tuan rumah sekaligus pusat perayaan yang melibatkan 11 hotel jaringan Archipelago Hotels di Jawa Timur.
Hotel-hotel tersebut meliputi Aston Inn Jemursari – Surabaya, Aston Malang Hotel & Conference Center, Aston Mojokerto Hotel & Conference Center, Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, fave hotel Malang, fave hotel Rungkut Surabaya, fave hotel Sidoarjo, Hotel Neo+ Waru Sidoarjo, Quest Hotel Darmo – Surabaya, The Alana Hotel Malang, dan The Alana Surabaya.
Menurut John Flood, CEO Archipelago Hotels, kampanye “60 Seconds to Tokyo” merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman kuliner yang inovatif, interaktif, sekaligus relevan dengan perkembangan gaya hidup masyarakat.
Tak Harus Datang ke Festival, Menu Tokyo Masih Bisa Dicoba
Bagi yang belum sempat datang ke festival di fave hotel Sidoarjo, pengalaman “60 Seconds to Tokyo” belum berakhir.
Menu spesial tersebut tetap tersedia hingga 31 Desember 2026 di 139 hotel jaringan Archipelago Hotels di Indonesia. Beberapa di antaranya hadir melalui brand Aston, The Alana, Harper, Quest Hotels, Hotel Neo, dan fave hotel.
Menu dapat dinikmati melalui layanan dine-in, room service, maupun poolside. Sejumlah menu juga tersedia melalui platform online food delivery.
Pengalaman wellbeing tidak selalu harus hadir dalam bentuk aktivitas yang serius atau ritual yang rumit. Terkadang, ia bisa sesederhana meluangkan waktu untuk menikmati makanan baru, menikmati suasana, bertemu orang lain, dan membiarkan diri benar-benar hadir dalam satu momen.


