Berasa di Jepang! Ini 5 Lokasi Lihat Sakura di Indonesia

Bunga sakura memang identik dengan Jepang. Ketika musim bunga sakura bermekaran, banyak wisatawan yang sengaja datang untuk melihatnya secara langsung di sana. Nah, buat Sahabat Goodlife yang penasaran banget lihat bunga sakura tapi belum sempat ke Jepang, bisa banget nih datang ke 5 lokasi ini, yang semuanya ada di Indonesia.

1. Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat

Musim Mekar: Januari – Februari dan Juli – Agustus

Di Indonesia, Kebun Raya Cibodas adalah lokasi yang pertama kali ditanami bibit sakura, yaitu di tahun 1953. Namun baru di tahun 2006 dibangun taman khusus sakura, yang letaknya di kaki Gunung Gede- Pangrango.

Di Taman Sakura ini, terdapat 6 jenis pohon sakura yang tumbuh subur, yaitu Prunus cerasoide, Prunus yedoensis, Prunus jamasakura, Prunus speciosa, Prunus spinosa, dan Prunus costata.

Meski tumbuh subur, namun bunga sakura di sini tidak mekar sepenuhnya seperti di Jepang karena perbedaan suhu dan kondisi lingkungan. Tapi ketika mekar, tetap gak kalah cantik dan estetik kok. Apalagi musim mekar sakura di sini hingga dua kali dalam setahun.

Nah, kalau Sahabat Goodlife ingin melihat sakura bermekaran secara langsung di Taman Sakura, Kebun Raya Cibodas, Cipanas, Bogor, Jawa Barat, bisa pilih datang di bulan Januari – Februari atau Juli – Agustus. Taman Sakura sendiri buka dari pukul 08.00 hingga 16.00 dengan harga tiket masuk Rp16.500.

Foto: id.pinterest.com

2. Kebun Raya Eka Karya dan Desa Rendang, Karangasem Bali

Musim Mekar: April – September

Ada dua lokasi yang bisa Sahabat Goodlife datangi untuk melihat bunga sakura di Pulau Bali. Yang pertama adalah Kebun Raya Eka Karya Bali atau dikenal dengan Kebun Raya Bali. Koleksi sakura di sini ada dua jenis, yaitu Prunus puddum dan Prunus campanulata.

Koleksi sakura tersebut berasal dari Himalaya dan California, hasil kerja sama dengan Kebun Raya Eka Karya Bali melalui Kebun raya Bogor. Di musim mekarnya pada April – September, kamu bisa melihat kuntum bunga sakura berwarna pink (jenis Prunus puddum) dan merah keunguan (jenis Prunus campanulata).

Sahabat Goodlife juga bisa melihat bunga sakura di Desa Rendang, Karangasem, Bali. Tahun 2012, Japan Sakura Exchange Association pernah memberikan 300-an bibit Sakura Yoko (Cerasus campunulata) pada Pemerintah Kabupaten Karangasem, yang salah satunya ditanam di Desa Rendang ini.

Sakura Yoko sendiri adalah jenis sakura yang telah dimodifikasi ilmuwan Jepang sehingga bisa tumbuh di segala iklim, baik di daerah dingin bersalju ataupun daerah panas (tropis) seperti di Bali.

3. Waingapu, Sumba Timur, NTT

Musim Mekar: September – Oktober

Di wilayah Waingapu, Sumba Timur, NTT tumbuh bunga yang sangat mirip dengan bunga sakura. Orang Sumba menyebut pohon sakura ini dengan nama pohon konji. Saat bermekaran, konji memang sangat mirip dengan sakura. Bunganya yang sangat banyak akan menutupi daun-daun hijaunya sehingga sepintas pohon ini seperti gak punya daun dan hanya punya bunga saja.

Secara ilmiah, nama latin sakura adalah Prunus serrulata, sementara konji memiliki nama latin Cassia Javanica. Meski bukan sakura, namun keindahan sakura Sumba ini sudah semakin banyak menarik perhatian wisatawan.

Untuk kamu yang ingin menikmati secara langsung keindahan sakura Sumba ini, bisa datang ke Kecamatan Kanatang dan Hambapraing, Sumba Timur. Sakura Sumba ini berjejer rapi di pinggir jalan. Banyak wisatawan yang menepi untuk berfoto di bawah pohon Sakura Sumba yang sedang bermekaran berwarna ungu muda, pink, dan juga putih.

Foto: IG @marischkapru

4. Batam, Kepulauan Riau

Musim Mekar: Maret – Mei

Batam juga sempat dikira memiliki pohon sakura yang tumbuh rindang di sepanjang jalan kawasan industri Batamindo. Sayangnya, itu hanya bunga yang memang mirip sakura ketika sedang mekar. 

Bunganya berwarna ungu muda dan memenuhi hampir semua ranting dan batang pohon tersebut. Estetik banget nih untuk jadi latar foto!

Namun, pohon ini bukanlah sakura seperti di Jepang. Pohon rindang dengan bunga yang bermekaran itu adalah pohon Handroanthus chrysotrichus (nama latin dari tabebuya) yang sudah ditanam sejak tahun 1993 lalu. Ada sekitar 100-an pohon tabebuya berjejer di sepanjang sisi jalan.

Dan ketika tiba musim mekar, sudah pasti akan menjadi pemandangan yang sangat indah. Pohon tabebuya, selain indah seperti sakura, juga memiliki fungsi menyerap polusi udara.

5. Karanganyar, Jawa Tengah

Musim Mekar: Januari – Februari dan Juli – Agustus

Bunga sakura (Prunus serrulata) juga tumbuh di Taman Wisata Sakura Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah. Di lahan seluas 1,2 hektar ini tumbuh sebanyak 60 pohon sakura dari hasil stek dan cangkok dari Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat.

Sejak di tanam tahun 2018, sakura di taman wisata ini sudah berbunga setiap tahunnya, meski belum sebanyak sakura di Jepang. Hal itu sudah menandakan bahwa sakura mampu beradaptasi di lingkungan Gunung Lawu yang berhawa sejuk ini. Wisatawan pun sudah mulai banyak berdatangan untuk melihat langsung sakura yang sedang mekar.

Jadi, Sahabat Goodlife jangan kecewa dulu kalau masih belum sempat ke Jepang untuk lihat mekarnya sakura secara langsung. Rekomendasi tempat di atas mungkin bisa jadi pilihan.

Visited 5 times, 1 visit(s) today