Guardian Indonesia kembali menggelar Guardian Wellness Journey Goes to Campus sebagai bagian dari upaya mendorong kesadaran gaya hidup sehat dan perawatan diri di kalangan mahasiswa. Tahun ini, program tersebut diperluas dengan menyambangi sejumlah kampus di berbagai kota di Pulau Jawa.
Melalui program yang didukung sejumlah brand kecantikan dan kesehatan tersebut, Guardian menargetkan sekitar 24 ribu mahasiswa. Kegiatannya mencakup edukasi, konsultasi kesehatan, hingga berbagai aktivitas interaktif yang berkaitan dengan kesehatan, kecantikan, dan self-care.
Pada 2026, Guardian Wellness Journey Goes to Campus hadir di delapan universitas yang tersebar mulai dari DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Surabaya. Guardian menyebut setidaknya tujuh universitas di Pulau Jawa telah menjalin kerja sama untuk pelaksanaan kampanye tahun ini.
Perluasan program tersebut dilakukan di tengah meningkatnya perhatian generasi muda terhadap isu wellness. Berdasarkan laporan McKinsey & Company bertajuk Future of Wellness, Generasi Z disebut telah menjadi salah satu penggerak utama pasar wellness dan menyumbang sekitar 41 persen dari total pengeluaran untuk kesehatan dan perawatan diri.
Managing Director Guardian Indonesia Bhavin Patel mengatakan tingginya antusiasme dari pihak kampus menunjukkan bahwa edukasi mengenai self-care semakin dibutuhkan di lingkungan pendidikan.

“Kami menerima antusiasme yang sangat tinggi dari partner universitas untuk mengadakan kampanye kami di kampus mereka. Hal ini menandakan semakin banyak kebutuhan dan kesadaran dari para edukator akan pentingnya edukasi self-care kepada mahasiswa-mahasiswa di kampusnya,” ujar Bhavin dalam sesi pembukaan Guardian Wellness Journey Goes to Campus di BINUS Alam Sutera.
Menurutnya, kehadiran Guardian di kampus tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan produk. Program tersebut juga ingin memperkenalkan pemahaman bahwa menjaga kondisi tubuh dan pikiran merupakan bagian dari persiapan mahasiswa untuk menjalani aktivitas sehari-hari secara optimal.
“Harapannya, kehadiran Guardian tak hanya menjadi ajang pengenalan produk, tetapi juga ajang edukasi merawat diri dari luar dan dalam agar mahasiswa tetap fit dan produktif dalam meraih mimpi,” lanjutnya.
Dari Aesthetic Beauty ke Mindful Wellness
Perubahan cara pandang terhadap perawatan diri juga menjadi salah satu hal yang coba diangkat Guardian dalam rangkaian acara tersebut. Jika sebelumnya beauty kerap identik dengan penampilan fisik, kini perhatian terhadap kesehatan secara menyeluruh mulai menjadi bagian dari rutinitas self-care.
Bhavin mengatakan, materi dan aktivitas dalam Guardian Wellness Journey Goes to Campus dikurasi dengan mempertimbangkan dinamika kehidupan mahasiswa, termasuk tekanan akademik dan risiko burnout.
“Kami memahami bahwa kebutuhan mahasiswa sangat spesifik. Pada kelompok usia ini, terjadi pergeseran dari sekadar aesthetic beauty menuju mindful wellness seiring proses pendewasaan,” jelasnya.
Karena itu, pembahasan mengenai wellness dalam program ini tidak berhenti pada produk kecantikan. Guardian juga mengajak mahasiswa memperhatikan stamina, asupan vitamin dan suplemen, serta kebutuhan tubuh untuk mendapatkan istirahat yang cukup.
“Karena glow up sejatinya tak hanya dari polesan make-up, tetapi juga tercermin dari kebugaran tubuh,” kata Bhavin.
Pendekatan tersebut mendapat sambutan dari BINUS @Alam Sutera. Campus Director BINUS @Alam Sutera Prof. Dr. Lim Sanny, S.T., M.M. mengatakan bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan bagian penting dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa.
“Sebagai lembaga pendidikan, fokus kami tidak hanya pada pencapaian akademik, tetapi juga kesejahteraan peserta didik secara holistik,” ungkap Lim Sanny.
Menurutnya, mahasiswa membutuhkan kondisi fisik dan mental yang seimbang untuk dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, sekaligus kemampuan bisnis yang menjadi bagian dari proses pendidikan di BINUS @Alam Sutera.
“Kami sangat mengapresiasi Guardian yang memberikan perhatian nyata terhadap kesehatan fisik sekaligus mental generasi muda. Edukasi dan fasilitas yang dihadirkan di kampus ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menjaga keseimbangan hidup di tengah tantangan perkuliahan,” tambahnya.
Ada Cek Kesehatan hingga Scalp & Skin Analysis
Tak hanya menghadirkan sesi edukasi, Guardian Wellness Journey Goes to Campus juga dikemas dengan berbagai aktivitas yang dapat diikuti langsung oleh mahasiswa.
Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain Hair and Touch Up Zone, Scalp & Skin Analysis, hingga konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gratis bersama apoteker Guardian. Mahasiswa juga dapat mengikuti photobooth, talkshow, serta berbagai sesi workshop.
Rangkaian kegiatan ini turut melibatkan sejumlah brand yang cukup dekat dengan kategori kecantikan, kesehatan, dan personal care, seperti Glad2Glow, Azarine, Blackmores, Emina, Bodibreeze, Carasun, Next Prime Men, Ariul, dan In The Mood For.
Lewat program ini, Guardian ingin membawa pembahasan mengenai wellness lebih dekat dengan keseharian mahasiswa. Sebab, merawat diri pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana seseorang terlihat, tetapi juga bagaimana tubuh dan pikiran dipersiapkan untuk menghadapi rutinitas yang semakin dinamis.


