Tangan Sering Berkeringat, Benarkah Tanda Sakit Jantung?

Telapak tangan yang sering mengeluarkan keringat kerap dihubungkan dengan gejala sakit jantung. Pada akhirnya, tak sedikit juga yang beranggapan bahwa sakit jantung selalu ditandai dengan telapak tangan yang sering berkeringat. Benarkah seperti itu?

Umumnya, telapak tangan yang berkeringat adalah hal yang wajar, terutama ketika kita selesai berolahraga, melakukan aktivitas berat atau di saat cuaca sedang panas. Keringat berlebih pada telapak tangan juga bisa terjadi karena faktor psikologis, misalnya saat sedang stress, cemas, atau ketakutan.

Namun jika telapak tangan sering berkeringat tanpa pemicu yang jelas, bukan karena faktor eksternal seperti berolahraga atau peningkatan suhu udara, berarti perlu dipastikan penyebabnya.

Dilansir dari situs kesehatan verywellhealth telapak tangan yang sering mengeluarkan keringat sehingga selalu lembab dan basah, bisa jadi karena kondisi medis yang disebut hyperhidrosis, yaitu kondisi dimana produksi keringat berlebihan yang tidak ada kaitannya dengan faktor aktivitas fisik atau suhu udara.

Pada dasarnya, tangan berkeringat terus bisa jadi karena kondisi penyakit tertentu (Foto: Pixabay)

Kondisi ini disebabkan karena kelenjar keringat yang terlalu aktif dan bisa terjadi di seluruh tubuh atau di bagian tubuh tertentu, misalnya di telapak tangan. Dalam beberapa kasus, telapak tangan sering berkeringat juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik, yaitu turun-temurun dalam keluarga.

Sponsored Links

Benarkah Gejala Penyakit Jantung?

Selain penyebab tadi, telapak tangan yang mengeluarkan keringat berlebih memang juga bisa sebagai tanda adanya suatu penyakit, salah satunya penyakit jantung, seperti yang sering dikhawatirkan banyak orang.

Dilansir dari Alodokter ketika seseorang menderita penyakit jantung, kemampuan jantung untuk menjaga suplai darah di dalam tubuhnya berkurang. Akibatnya, tubuh akan mencoba beradaptasi dengan membuat jantung memompa lebih kuat. Hal ini akan mengaktifkan sistem saraf tertentu yang berujung pada munculnya keringat berlebihan.

Sebuah studi juga menyebutkan berkeringat banyak, tanpa disebutkan secara khusus di telapak tangan, adalah gejala yang sering dilaporkan oleh pasien penyakit jantung. Meski begitu, penting untuk diketahui bahwa tangan berkeringat tidak selalu berarti sebagai gejala penyakit jantung.

Kamu wajib waspada jika tangan berkeringat diikuti dengan gejala-gejala berikut ini, karena kemungkinan kondisi tersebut adalah pertanda penyakit jantung:

–          Nyeri dada

–          Sesak di dada yang muncul dan kemudian hilang

–          Sesak nafas

–          Sakit pada bahu, punggung, leher, atau perut bagian atas

–          Mual

–          Perubahan warna kulit menjadi kebiruan atau pucat

–          Kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik

–          Bengkak di kaki, perut, atau pergelangan kaki

Jika mengalami masalah tangan sering berkeringat disertai gejala-gejala tadi, jangan tunda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Pakai ini Untuk Mengatasi Tangan Berkeringat

Masalah tangan yang sering berkeringat kerap mengganggu aktivitas sehari-hari seperti kesulitan memegang alat tulis, mengetik di layar handphone hingga mengganggu rasa percaya diri.

Untuk mengatasi hal itu, kamu bisa menggunakan hal berikut ini:

1.       Soda kue

Karena soda kue bersifat basa (menyerap air) maka dapat mengurangi keringat dan membuat keringat cepat menguap. Caranya, campurkan 3 sendok teh soda kue dengan 100 mililiter air hingga membentuk pasta. Gosokkan pasta di telapak tangan selama 5 menit kemudian cuci tangan hingga bersih. Lakukan hal ini selama sekitar 3 atau 4 hari.

Ada beberapa cara alami untuk mengatasi tangan yang sering berkeringat (Foto: Pixabay)

2.       Cuka apel

Cuka apel juga bisa menjaga telapak tangan yang sering berkeringat tetap kering dengan menyeimbangkan tingkat pH (keasaman) dalam tubuh. Caranya, aplikasikan cuka apel ke telapak tangan dan biarkan semalaman untuk mendapat efek terbaik. Lalu cuci tangan hingga bersih keesokan paginya. Lakukan hal ini setiap malam sebelum tidur selama kurang lebih 1 minggu.

3.       Daun sage

Daun sage yang merupakan tanaman herbal yang memiliki nama ilmiah Salvia officinalis ini, masih satu keluarga dengan oregano, lavender, rosemary, thyme, dan basil. Sifat astringen (membersihkan kotoran) dari sage diketahui bisa mencegah keringat berlebihan di kulit.

Caranya mudah, yaitu masukkan segenggam daun sage ke dalam air lalu rendam tangan kamu selama sekitar 20 menit, kemudian dilap sampai kering. Lakukan rutinitas ini setiap hari sampai sekitar 1 minggu hingga 10 hari secara rutin. Kamu juga bisa membawa daun sage kering dalam bungkus kain (sachet) di dalam saku dan meletakkan tangan kamu di permukaannya untuk menyerap keringat.

Tangan berkeringat bisa terjadi pada siapa saja, termasuk pada usia remaja dan anak. Itu sebabnya kalau telapak tangan kamu sering berkeringat tanpa sebab yang jelas dan berlangsung terus-menerus, ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Visited 11 times, 1 visit(s) today