Bisakah Akupunktur Atasi Stress? Ini Penjelasannya

akupunktur atasi stress

Kesibukan dan tekanan yang kita alami sehari-hari bisa menjadi tak terkendali dan mengakibatkan stress yang bisa memicu risiko gangguan kesehatan. Ada banyak cara untuk mengatasi stress, salah satunya adalah dengan terapi akupunktur. 

Secara medis yang dimaksud dengan stress adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan atau suatu perubahan. Kondisi ini juga memberikan dampak bagi tubuh, khususnya kesehatan, seperti tekanan darah meningkat, detak jantung yang semakin cepat dan otot yang menjadi kaku.

Penyebabnya stress sangat beragam, seperti pandemi yang kita alami belakangan ini juga cukup banyak membuat orang mendapatkan tekanan. Para tenaga medis yang bertugas di lapangan, misalnya. Selain bertanggungjawab menangani pasien agar kembali pulih, ancaman terpapar virus Covid-19 juga menjadi beban berat para tenaga medis selama bertugas.

Inilah yang menjadi perhatian Rumah Sakit St. Carolus Jakarta yang pada 27 hingga 29 September 2021 silam dengan menggelar acara Bakti Sosial Akupunktur Peduli Tenaga Kesehatan dengan mengangkat tema “Atasi Burnout dengan Akupunktur”. 

akupunktur atasi stress
Rumah Sakit St. Carolus Jakarta menggelar bakti sosial “Atasi Burnout dengan Akupunktur”. (Foto: Dok. Rumah Sakit St. Carolus Jakarta)

Mirip dengan stress, yang dimaksud dengan burnout adalah kondisi dimana seseorang mengalami stress berkepanjangan hingga mengalami kelelahan secara fisik dan emosional. 

Acara bakti sosial ini juga dibuat berdasarkan pada tingginya kasus Covid-19 yang sempat membuat para tenaga medis merasa tertekan dan kelelahan sehingga memicu terjadinya stress berkepanjangan.

“Kami mengadakan acara ini karena melihat para rekan tenaga kesehatan yang menangani pasien-pasien Covid-19 harus bertugas ekstra, dinas malam, juga memikirkan keluarganya di rumah yang berisiko terpapar karena pekerjaan mereka,” terang dr. Irman, SpAk, salah satu dokter spesialis akupunktur di Rumah Sakit St. Carolus Jakarta. “Tujuan acara ini untuk mengurangi stres karena memang selama ini akupunktur terbukti memberikan efek relaksasi,” tambahnya.

Sponsored Links

Redakan Stress dengan Akupunktur

Akupunktur dikenal sebagai metode pengobatan kuno dari Tiongkok, namun hingga sekarang masih tetap dilestarikan dan bahkan sudah dikembangkan dalam dunia kedokteran modern. Lalu, bagaimana metode pengobatan ini bisa meredakan stress yang banyak diderita oleh masyarakat masa kini?

Akupunktur diketahui bisa memicu tubuh untuk mengeluarkan sejumlah neurotransmiter (senyawa dalam tubuh yang bertugas untuk menyampaikan pesan antara satu sel saraf ke sel saraf target di otot, kelenjar dan bagian lain dalam tubuh) seperti beta-endorfin, serotonin, dan dopamin yang terbukti bisa meningkatkan relaksasi. 

Selain itu, titik-titik pada akupunktur juga mempengaruhi sistem saraf otonom (saraf simpatis dan saraf parasimpatis). Dimana saat terjadi stress, aktivitas saraf simpatis akan mengalami kelebihan aktivitas. Di sinilah akupunktur bisa berfungsi untuk membetulkan saraf otonom agar mencapai keseimbangan dan menjadi rileks.

Stress yang diderita para tenaga kesehatan selama pandemi bisa diatasi dengan pengobatan akupunktur. (Foto: Dok. Rumah Sakit St. Carolus Jakarta)

Beberapa jenis stress yang bisa disembuhkan oleh akupunktur adalah kecemasan, depresi, eating disorder, gejala neurosis, insomnia, GERD (penyakit asam lambung) yang dipicu oleh stress, alergi yang dipicu oleh stress hingga gejala-gejala psikosomatis (penyakit fisik yang dipicu atau diperparah oleh kondisi mental).

Dan tidak hanya menggunakan akupunktur manual (dengan tusuk jarum), dalam meredakan stress, akupunktur jenis lain juga bisa digunakan, seperti elektro-akupunktur dan laserpunktur melalui titik-titik akupunktur di kepala, telinga, tangan dan kaki.

Masa pengobatan akupunktur untuk stress juga tidak terlalu lama, yaitu sekitar 2 hingga 3 kali dalam seminggu dan total dilakukan sebanyak 10 sampai 12 kali. Setelah itu baru dilakukan evaluasi. 

Stress memang mudah menyerang siapa saja, terlebih di masa pandemi yang serba tidak menentu seperti sekarang ini. Sebagai alternatif pengobatan stress, kamu bisa mencoba metode pengobatan akupunktur.

Visited 3 times, 1 visit(s) today