Ini Gaya Berenang yang Pas Buat Ngelatih Otot Lengan Kamu

olahraga renang

Berenang terkenal sebagai olahraga yang bisa melatih seluruh otot-otot tubuh. Namun di antara empat gaya renang, manakah gaya berenang yang paling pas untuk melatih otot lengan?

Otot lengan menjadi salah satu bagian yang kerap menjadi fokus untuk dilatih dan ditingkatkan kekuatannya oleh pecinta kebugaran. Biasanya latihan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan adalah dengan menggunakan beban, bisa dengan alat bantu ataupun menggunakan beban badan sendiri.

Alat bantu untuk latihan beban seperti dumbel barbel, atau resistance band. Sementara latihan otot menggunakan beban badan sendiri seperti push up, pull up, atau plank.

Selain latihan beban, olahraga renang pun sangat efektif untuk melatih otot lengan.

Sponsored Links

Lalu, Apa Manfaat Kita Melatih Otot Lengan?

Memiliki otot lengan yang kuat memiliki manfaat yang cukup signifikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

Kemampuan fungsional

Otot lengan yang kuat bisa membantu dalam menjalani aktivitas harian seperti mengangkat barang, memindahkan barang, atau berkendara.

Kesehatan sendi

Memiliki otot lengan yang kuat dapat mengurangi tekanan pada sendi bahu dan siku sehingga dapat mengurangi risiko cedera.

Performa olahraga

Bagi atlet, miliki otot lengan yang kuat dapat meningkatkan performa dalam berbagai cabang olahraga.

Meningkatkan keseimbangan tubuh

Latihan otot lengan, hampir semuanya juga melibatkan otot inti sehingga bisa meningkatkan keseimbangan tubuh.

Menunjang penampilan

Tak bisa dipungkiri, memiliki otot lengan yang kuat akan meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri.

makanan untuk otot
Tak cuma buat menunjang penampilan, otot lengan yang sehat juga menunjang kesehatan otot sendi (Foto: Pexels)

Gaya Renang yang Paling Pas Untuk Melatih Otot Lengan

Bicara soal jenis latihan untuk meningkatkan kekuatan otot lengan, ternyata selain angkat beban, olahraga renang juga sangat efektif untuk melatih otot lengan.

Hal itu karena gerakan renang memungkinkan kamu melatih otot-otot seluruh tubuh, termasuk otot lengan tanpa tekanan. Tapi, gaya renang yang manakah yang paling pas untuk melatih otot lengan?

Seperti kita ketahui, gaya dalam olahraga renang ada empat, yaitu gaya dada (breaststroke), gaya punggung (backstroke), gaya kupu-kupu (butterfly stroke), dan gaya bebas (freestyle atau front crawl).

Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tadi, berikut ini penjelasan gaya renang dan kelompok otot yang dilatih.

Gaya Dada (Breaststroke)

Gaya dada menggabungkan kekuatan tendangan dan gerakan lengan menyapu dibarengi dengan mengangkat kepala keluar dari air untuk menarik napas. Gerakan-gerakan itu secara konsisten melatih otot bahu dan lengan atas bisep dan trisep.

Gaya Bebas (Freestyle/front crawl)

Ini adalah gaya renang yang tercepat di antara semua gaya renang. Saat melakukan renang gaya bebas, otot semua tubuh terlibat, mulai dari lengan, kaki, serta otot perut.

Gaya Kupu-Kupu (Butterfly Stroke)

Gaya kupu-kupu bisa dibilang sebagai gaya renang yang paling berat karena gerakannya lebih intens dan menuntut serta membutuhkan kekuatan yang besar. Otot yang terlibat dalam gaya kupu-kupu antara lain otot bahu, trisep, bisep, dan perut.

Gaya Punggung (backstroke)

Gaya punggung merupakan gaya renang yang paling menenangkan di antara gaya yang lain. Meski begitu, gaya punggung membutuhkan gerakan otot punggung dan dada yang teratur dan bergantian. Sementara lengan tidak terlalu aktif dibandingkan gaya renang lainnya.

Dengan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa gaya renang yang paling tepat untuk melatih otot lengan adalah gaya kupu-kupu, gaya bebas, dan gaya dada.

Meski begitu, apa pun gaya renangnya, yang paling penting adalah konsisten melakukannya. Karena berenang adalah olahraga yang melibatkan hampir seluruh otot tubuh dan bisa menjaga postur tubuh yang benar.

Visited 5 times, 1 visit(s) today