Hadapi Musim Pancaroba, ini Tips Agar Si Kecil Tetap Sehat

Musim pancaroba sudah terkenal sebagai musimnya orang gampang jatuh sakit, termasuk anak-anak. Beberapa tips berikut ini bisa membantu menjaga kesehatan anak untuk hadapi musim pancaroba.

Musim pancaroba merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau sebaliknya, dari musim kemarau ke musim hujan.

Saat pancaroba, kondisi cuaca menjadi tidak menentu, bisa cepat berubah dari terik tiba-tiba mendung dan hujan, serta angin yang bertiup sangat kencang.

Kondisi itu tentu memaksa tubuh untuk ikut menyesuaikan dengan cepat, hingga kerap menyebabkan daya tahan tubuh ikut terganggu.

Belum lagi selama musim pancaroba, udara menjadi lebih kering, dingin, dan lembap. Hal itu memudahkan virus dan bakteri bisa bertahan lebih lama di udara.

Sponsored Links

Penyakit yang Biasa Timbul di Musim Pancaroba

Dengan kondisi cuaca yang cepat berubah, daya tahan tubuh menurun, dan banyak virus dan bakteri di udara, menyebabkan orang gampang jatuh sakit saat musim pancaroba.

Beberapa penyakit yang kerap muncul saat peralihan musim, yang patut diwaspadai, antara lain:

Flu

Virus flu lebih mudah menular saat musim pancaroba karena udara yang lembap dan angin yang bertiup kencang. Virus flu juga biasanya dapat bertahan lebih lama di udara dan permukaan benda.

Bagi orang yang dalam kondisi tidak fit serta kurang disiplin menerapkan perilaku hidup bersih, akan lebih rentan terpapar virus influenza.

Demam berdarah

Cuaca yang kerap berubah dari hujan ke panas, bisa menimbulkan genangan air di sekitar lingkungan kita. Di genangan air inilah nyamuk Aedes aegypti, jenis nyamuk yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah, berkembang biak dan menggigit manusia.

anak sakit
Musim pancaroba identik dengan datangnya musim penyakit (Foto: Pexels)

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)

Yang termasuk penyakit ISPA antara lain bronkitis, pilek, dan batuk. Penyakit ini ditularkan melalui droplet atau percikan air liur dari orang yang telah terinfeksi ke orang sehat di sekitarnya.

Diare

Gejala diare biasanya diawali dengan kembung, mual dan muntah, lalu frekuensi BAB yang meningkat. Diare disebabkan oleh virus dan bakteri yang menginfeksi saluran pencernaan.

Jika tidak segera ditangani, diare bisa menyebabkan dehidrasi yang berbahaya.

Radang tenggorokan

Gejala sakit radang tenggorokan antara lain sulit menelan, suara menjadi serak, pusing dan demam tinggi. Jika kamu merasakan gejala tadi, sebaiknya langsung diperiksa ke dokter karena radang tenggorokan termasuk gejala awal infeksi virus Corona.

Tips Jaga Kesehatan Anak Hadapi Musim Pancaroba

Saat musim pancaroba, semua orang patut mewaspadai sejumlah penyakit yang biasanya muncul. 

Perhatian ekstra pun harus diberikan kepada anak-anak agar tidak mudah jatuh sakit, mengingat daya tahan tubuh anak-anak masih lebih rentan dibanding orang dewasa.

Berikut ini tips jaga kesehatan anak hadapi musim pancaroba.

Ajari anak untuk sering mencuci tangan

Menjaga kebersihan tangan dengan mengajari anak untuk sering mencuci tangan, terutama ketika masuk ke dalam rumah setelah beraktivitas di luar, sebelum dan setelah makan, sangat efektif mencegah penyebaran virus penyakit.

Ajari anak untuk mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.

Mencuci tangan untuk mencegah penyebaran penyakit (Foto: Pexels)

Makan makanan bergizi

Memberi anak makan makanan bergizi secara langsung juga meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Dengan begitu, anak tidak akan mudah jatuh sakit.

Pastikan anak mengonsumsi makanan gizi seimbang seperti vitamin dengan memperbanyak sayuran dan buah, protein dari telur, ikan, daging, tahu atau tempe, karbohidrat, dan perbanyak air putih.

Aktif bergerak

Anak yang aktif bergerak, entah itu bermain di luar ruangan atau olahraga ringan seperti bersepeda, akan meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup membuat sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik. Pastikan anak mendapatkan tidur yang cukup. Untuk anak usia 3-5 tahun membutuhkan tidur selamsa 10-13 jam per hari, sedangkan anak 6-13 tahun butuh waktu tidur selama 9-11 jam per hari.

Menggunakan masker ketika keluar rumah

Sebisa mungkin hindari anak kontak langsung dengan orang yang sedang sakit. Jika pun harus keluar rumah, pastikan untuk menggunakan masker, terutama ketika berada di dalam ruangan.

Sangat penting untuk menjaga si kecil selalu dalam kondisi kesehatan yang prima. Jika anak mengalami gangguan kesehatan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Visited 2 times, 1 visit(s) today